Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mobil Pikap Masuk Jurang, Alhamdulillah Tidak Ada Korban Jiwa

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 22 Januari 2018 | 16:46 PM Tag: , ,
  

Gorontalo, Hargo.co.id – Akses ke Kecamatan Paguyaman Pantai sudah selayaknya mendapatkan perhatian. Selain badan jalan sempit, kondisi jalan yang menanjak membuat akses menuju salah satu sentra produksi perikanan itu rawan kecelakaan. Itu sebagaimana terjadi Ahad (21/1) pukul 21.00 wita.

Sebuah pikap yang mengangkut 22 orang penumpang terperosok ke jurang. Akibatnya 18 penumpang yang rata-rata lanjut usia (lansia) itu mengalami luka-luka. Bahkan salah seorang harus dilarikan ke RS MM Dunda Limboto karena mengalami patah kaki.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, para penumpang mobil pikap tersebut merupakan warga Desa Limbatihu, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo.

Mereka menumpangi Pikap Suzuki Carry berwarna hitam DM 8122 CB. Empat orang (termasuk sopir) duduk di depan.

Sedangkan 18 penumpang duduk di ladbak terbuka. Mobil dikendarai Nasto Pontoh. Mereka sedang dalam perjalanan dari Desa Ayuhulalo, Kecamatan Tilamuta menuju Desa Limbatihu Kecamatan Paguyaman Pantai.

Para warga yang saling bersaudara itu baru saja menghadiri pelaksanaan doa arwah hari ke 7 atas meninggalnya salah seorang kerabat mereka di Kecamatan Tilamuta.
Mereka beranjak dari Kecamatan Tilamuta sekitar pukul 15.30 WITA, saat hujan sedang rintik rintik. Mobil bak terbuka tersebut sebelumnya telah diberi atap pelindung dari terpal.

Sekitar pukul 19.00 WITA, Mobil sempat singgah ke SPBU Desa Bongo Nol Kecamatan Paguyaman untuk keperluan mengisi BBM. Karena saat itu, hujan telah reda, sehingga para penumpang sempat istirahat sejenak dan membuka terpal penutup bak mobil.

Sekitar pukul 19.20 WITA, Mobil mulai memasuki jalur ke arah Paguyaman Pantai. Memang dalam kondisi terkini, jalur menuju Paguyaman Pantai telah mulus, hanya saja kondisi pasca hujan membuat jalur sangat licin.

10 menit setelah memasuki jalur ke arah Paguyaman Pantai, tepatnya di sebuah tanjakan tinggi di wilayah Desa Sosial Kecamatan Paguyaman, Nasto mendadak kaget. Sebab, di depannya sekitar 20 meter terdapat pohon tumbang disertai listrik yang mengeluarkan percikan api.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar