Hargo.co.id, GORONTALO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo mengajak seluruh umat dan warga Gorontalo mewujudkan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) yang damai, santun dan aman. Meski berbeda pilihan, kesatuan dan kerukunan umat harus dijaga serta diutamakan.
Ketua MUI Provinsi Gorontalo Ustadz Abdurrahman Abubakar Bachmid mengemukakan, saat ini sementara memasuki masa kampanye Pilpres dan Pileg. Sejalan dengan hal itu, diharapkan kepada semua elemen masyarakat menjadikan masa kampanye sebagai ajang pendidikan politik. Ajang untuk membangun politik dengan suasana yang sejuk, santun serta damai
“Mari kita hadapi pemilu dengan suasana yang damai dan santun. Jangan jadikan Pemilu sebagai sarana untuk mencela dan bermusuhan. Sebab, Pemilu untuk kebaikan bangsa dan masyarakat Gorontalo,†ujar Ustadz Bachmid.
Alumni Al-Azhar, Cairo, Mesir itu mengemukakan, jajaran Polri-TNI sudah bekerja keras memberikan rasa aman. Terlebih menghadapi Pemilu yang sudah semakin dekat. Kerja keras jajaran Polri-TNI tersebut patut untuk didukung semua elemen masyarakat.
“Tanggung jawab keamanan merupakan tugas bersama. Sebab, masyarakat akan sulit beraktivitas dalam suasana yang tidak aman dan nyaman. Untuk itu mari kita bersama-sama Polri-TNI mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah ini,†tutur Ustadz Bachmid.
Lebih lanjut Ustadz Bachmid turut mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial (medsos). Hal itu seiring derasnya informasi yang bersifat provokatif, ujaran kebencian maupun hoaks. Setiap informasi yang diterima harus dicek dan kroscek kembali.
“Ketika kita menerima informasi jangan langsung percaya. Cek kembali dan pastikan dulu kebenarannya. Bila itu informasi itu benar, kita filter lagi. Apakah layak untuk disebarluaskan. Meski itu benar tetapi tak layak untuk disebarluaskan, sebaiknya kita tak perlu turut menyebarluaskan. Sebab, persatuan merupakan harga yang sangat mahal,†urai Ustadz Bachmid.(gp/hg)
