Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Nah loo… Gratis, tapi Bayar 4 Juta untuk Sewa Lapak

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 29 Maret 2016 | 13:37 Tag: ,
  

“Kami tidak mau mebebankan rakyat, ini semua gratis. Kecuali setelah mendapatkan ada retribusi yang harus dibayar oleh pedagang, Rp 3 ribu setiap harinya. Jadi kalau ada oknum yang meminta uang maka itu bisa diproses hukum. Kami di DPRD juga sudah melakukan rapat mengenai masalah pasar Liluwo ini,” ungkapnya.

Menurut Fedriyanto, permintaan sewa terhadap para pedagang tersebut sudah sangat keterlaluan, dan bertentangan dengan aturan pemerintah Kota Gorontalo yang menggratiskan lapak dan petka di pasar Liluwo kepada seluruh pedagang.

“Sebelum laporan ini, saya sudah mendengar isu masyarakat pedagang pasar Liluwo yang diminta bayar. Tapi kita tidak punya bukti. Pedagang tak ada yang berani buka mulut sehingga DPRD sulit untuk menindak lanjutinya. Nanti, ada pedagang yang berani datang ke DPRD Kota Gorontalo, untuk mengadu hal tersebut, baru kasus tersebut terbongkar,” tuturnya.

Ketika dikonfirmasi Kepala Dinas Pasar Kota Gorontalo, Budi Langoah saat diwawancarai mengatakan bahwa pihaknya masih akan menyelidiki kebenaran laporan tersebut. “Kita berusaha akan tangani dulu di kantor Pasar. Pasar itu gratis.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar