Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Anggrek-Monano, Lukum diko saat ini tengah meradang. Betapa tidak, perjuangannya agar aspirasi masyarakat dapat disahuti pemerintah, justru kandas.
Kenapa bisa? Usut punya usut, apa yang disuarakan tentang normalisasi Sungai Tolango dan Ilangata, justru tak dianggarkan pada 2022 mendatang. Padahal, itu sangat dibutuhkan masyarakat guna mengantisipasi banjir yang selalu menerjang sejumlah desa di sekitar sungai tersebut.
“Saya saat ini sudah tak mampu berkata-kata apapun terkait dengan rencana normalisasi Sungai Tolango dan Ilangata. Saya sudah mengemis, menangis, marah, sampai menitikan air mata. Namun apa daya, saya sudah tidak bisa berkata-kata apalagi,” kata Lukum Diko.
Dirinya mengungkapkan bahwa hal ini sudah ditanyakan langsung ke Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR). Jawaban yang diterima bahwa untuk anggaran terkait normalisasi sungai yang dimaksud tersebut, tidak ada pada 2022.
“Namun demikian, terhadap upaya normalisasi sungai tersebut akan tetap kami usahakan bagaimanapun caranya, karena itu memang sudah menjadi kebutuhan mendesak masyarakat untuk segera dilaksanakan,” ujar Lukum Diko.
Alternatif terakhir yang akan dilakukan, kata Lukum Diko yakni menunggu evaluasi anggaran dari provinsi selesai. Pihaknya akan melihat lagi anggaran yang masih dapat digeser untuk pelaksanaan normalisasi tersebut.
“Karena memang dari pihak dinas tidak menyediakan anggaran, dan apakah dinas tidak mampu menerjemahkan perintah bupati,” kunci Lukum Diko. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
