Hargo.co.id GORUT – Ulah genit HL alias Rul, oknum guru SMP Negeri 1 Gentuma Raya akhirnya kena batunya. Lantaran diduga telah mencabuli 13 siswinya, pria berusia 35 tahun itu harus berhenti mengajar.
Kemarin (23/8), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Gorontalo Utara memutuskan menarik Rul dari SMP Negeri 1 Gentuma Raya. Saat ini Rul ditempatkan sebagai staf di Dikpora Gorut.
Keputusan Dikpora Gorut menarik Rul juga didasarkan pada hasil rapat antara Diknas Cabang Gentuma Raya dengan orang tua siswa, Selasa (23/8).
Pada rapat tersebut, orang tua siswa menyatakan menolak dan tak ingin lagi Rul mengajar di SMP Negeri 1 Gentuma Raya.
“Tadi (kemarin,red) sudah dilakukan pertemuan antara orang tua murid, sekolah, komite, cabang Diknas serta kepolisian.
Hasil rapat, orang tua tak ingin lagi dan menolak oknum guru HL bertugas di SMP negeri 1 Gentuma Raya,†kata Kepala Cabang Diknas Gentuma Raya Hais Pakaya.
Ia menambahkan, keputusan tersebut telah dituangkan dalam pernyataan yang ditandatangi oleh para orang tua siswa.
Sementara itu Kepala Dikpora Gorut Ariyati Polapa menjelaskan, pihaknya sudah mengambil sikap menindaklanjuti permasalahan yang berkembang saat ini.
Salah satunya mengeluarkan surat perintah tugas (SPT) yang bersangkutan tak dapat bertugas lagi di SMP Negeri 1 Gentuma Raya. Untuk sementara waktu yang bersangkutan ditempatkan di Dikpora.
“Keputusan tersebut harus segera diambil karena gelombang penolakan terhadap guru tersebut tidak dapat dibendung lagi” jelas Ariyati Polapa.
Terlepas dari proses hukum yang tengah berjalan saat ini, Ariyati menegaskan, dengan ditariknya oknum guru tersebut menandakan bahwa yang bersangkutan sudah tidak layak lagi menjadi tenaga pendidik.
“Dan tentunya atas kejadian ini sangat disesalkan terjadi. Bahkan kejadian ini telah menjadi sorotan semua pihak tidak hanya di Gorut namun juga secara luas,” ujarnya.
Menurut Ariyati, perkembangan permasalahan termasuk tindakan yang diambil Dikpora Gorut telah dilaporkan ke Bupati Gorut.
“Pak Bupati menanyakan apa tindakan yang diambil Dinas Dikpora, dan semuanya kami telah laporkan,†tandasnya.(abk/wan/hargo)
