Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PAN Bakal Masuki Konflik Baru, Isu Penyusup Mulai Berhembus

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 3 Mei 2016 | 13:24 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Lama berjibaku dengan konflik pergantian struktur DPW, PAN Gorontalo sepertinya akan memasuki babak konflik baru. Pergantian struktur DPD lewat ajang Musyawarah Daerah (Musda) sepertinya juga akan mengalami babak konflik.

Menjelang pelaksanaan Musda di beberapa kabupaten-kota, isu panas yang berpotensi memecah soliditas kader mulai berhembus. Isu santer yang mulai bergulir adalah bakal masuknya figur eksternal dalam struktur kepengurusan DPD alias penyusup yang tidak melalui proses kaderisasi partai tapi langsung memimpin partai.

Tak pelak isu ini mulai memancing reaksi dari internal PAN. Wakil Bendahara DPW PAN, Mikson Yapanto mengatakan, pengalaman yang terjadi di Muswil jangan sampai terulang kembali di Musda.

Idealnya posisi strategis dalam kepengurusan partai utamanya ketua DPD harus diberikan kepada kader partai. “Stop ada non kader yang sampai menjadi ketua partai. Cukup hanya sampai di Muswil saja,” jelasnya.

Menurutnya, kader-kader yang sudah lama mengabdi untuk partai, harus mendapatkan prioritas dalam pengisian pengurus apalagi untuk posisi ketua DPD. Karena kalau ini terjadi maka akan mengganggu kaderisasi partai.

“Pasti ini akan menimbulkan kecemburuan karena mengganggu kaderisasi partai,” ucapnya.  Menurut Mikson, pengisian posisi ketua DPD harus diwaspadai jangan sampai menimbulkan konflik. Karena DPD sesungguhnya menjadi ujung tombak penggalangan masa.

“Kalau untuk posisi Ketua DPW mungkin masih bisa ditolelir karena ini menjadi jalan tengah. Dan DPW lebih mengambil peran koordinasi. Tapi kan kalau DPD kan jadi ujung tombak. Idealnya harus kader partai,” pungkasnya.(rmb/hargo)

(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar