Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panen, Petani di Bone Bolango Gunakan Cara Manual. Ingin Tahu Kenapa? 

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 9 Maret 2022 | 22:05 Tag: , , ,
  Saat panen tiba, petani Bone Bolango masih menggunakan cara manual meskipun Alsintan sudah banyak. (Foto: Martiana Paputungan/ HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini sangat membantu warga dalam berbagai hal terutama di bidang pertanian. Namun begitu hal tersebut juga berdampak pada buruh tani yang terancam tidak dapat bekerja karena tergantikan adanya peralatan. 

Lain halnya dengan petani yang ada di Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, yang masih menggunakan cara manual untuk memanen padi. Ingin tahu kenapa? Usut punya usut, itu digunakan agar tenaga buruh tani di desa tersebut tetap bekerja dan mendapatkan penghasilan. 

Pantauan wartawan Hargo.co.id pada Rabu, (09/03/2022) warga Iloheluma masih banyak yang menggunakan cara manual untuk panen padi dengan alasan di sawah mereka tidak bisa menggunakan mesin panen. 

“Kenapa kami masih menggunakan cara manual untuk panen padi, karena sawah kami itu lumpurnya dalam, kalau pakai alat untuk panen nanti alatnya akan tenggelam karena sawahnya dalam,” ucap Hj Kadir Gusasi (Petani). 

Hal serupa juga disampaikan oleh petani lainnya, Muhammad Jafar, yang mengaku masih menggunakan cara manual saat panen padi. Selain kultur tanah yang berlumpur dan dalam, ia menuturkan di wilayahnya juga masih banyak buruh tani yang bergantung hidup di setiap musim panen padi tiba. 

“Ini karena lumpur sawah di Iloheluma cukup dalam dan buruh tani juga masih banyak, jadi sebagian besar di sini masih melakukan panen dengan cara manual. Dengan masih memakai cara manual untuk panen padi, para buruh tani ini juga masih bisa bekerja dan mendapatkan upah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,” pungkas Muhammad Jafar. (***) 

 

Penulis : Martiana Paputungan *

*) Penulis adalah mahaasiswa magang dari UNG

(Visited 175 times, 1 visits today)

Komentar