Minggu, 28 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Panti Asuhan ‘Harapan Kita’ Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 18 November 2021 | 23:05 PM Tag: , , ,
  Petugas dari Polsek Tapa dan TNI saat datang ke lokasi kebakaran. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Berhati – hatilah saat anda meninggalkan perangkat ponsel anda dalam keadaan hidup dan sedang mengisi daya. Di Desa Huntu Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Bone Bolango, salah satu bangunan milik Panti Asuhan Harapan Kita hangus terbakar akibat korsleting, Kamis (18/11/2021). 

Kepada Hargo.co.id, Kapolsek Tapa, IPTU M. Atmal Fauzi menerangkan, berdasarkan keterangan dari salah seorang penghuni panti, Nabila Yanti (11), kejadian itu terjadi pada pukul 13.15 Wita saat dirinya sedang menjemur kain di depan bangunan tersebut dan melihat 2 unit ponsel yang sedang di-charge mengeluarkan api. 

“Jadi saat salah satu anak di panti asuhan sedang menjemur pakaian tepat di depan bangunan tersebut, ia melihat dua unit ponsel yang sedang di-charger mengeluarkan api (terbakar). Sehingga dia langsung berteriak teriak memanggil anak yang lainnya dan memberitahukan hal tersebut. Saat anak lainnya datang untuk memadamkan api, mereka melihat api sudah membesar dan merambat ke bagian bangunan yang mudah terbakar,” terang IPTU M. Atmal Fauzi. 

Lebih lanjut Kapolsek juga menjelaskan, pada saat itu para penghuni panti dan warga setempat berusaha untuk memadamkan api yang kian membesar. Sementara itu pengurus panti yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran. 

“Saat itu mereka dibantu warga setempat berusaha memadamkan api yang semakin tidak terkendali, olehnya itu pengurus panti segera menelpon pihak Pemadam Kebakaran. Pada pukul 14.35 Wita Tim dari Pemadam Kebakaran tiba dan langsung melakukan pemadaman. Sehingga tepat pada pukul 14.50 Wita api berhasil dipadamkan,” jelas IPTU M. Atmal Fauzi. 

Kapolsek Tapa juga menambahkan, dari data yang yang berhasil didapatkan, dimana hp tipe android yang terbakar tersebut milik dari salah seorang anak panti asuhan, yang ditinggalkan dalam kondisi mengisi daya atau charger, di dalam bangunan yang merupakan kamar ganti anak panti laki -laki. 

“Jadi hp yang terbakar itu hp tipe android, milik dari salah seorang anak panti, yang ditinggalkan di ruang ganti anak laki -laki dalam keadaan sedang mengisi daya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai 40 juta rupiah. Personel Polsek Tapa yang datang ke lokasi juga sudah melakukan langkah – langkah sesuai dengan SOP Kepolisian,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 107 times, 1 visits today)

Komentar