Ekonomi

Pasar Rabu Suwawa, Tetap Eksis Ditengah Gempuran Retail Modern

×

Pasar Rabu Suwawa, Tetap Eksis Ditengah Gempuran Retail Modern

Share this article
Pasar Rabu Suwawa, Tetap Eksis Ditengah Gempuran Retail Modern
Aktivitas warga di Pasar Rabu Suwawa, Kabupaten Bone Bolango.

Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana Pasar Rabu di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango pagi tadi, terlihat begitu ramai.

Berita Terkait:  Mengapa Indonesia Kembali Menjadi Prioritas India

Sejak pagi hari, warga sudah berdatangan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Terpal-terpal merah yang membentang di atas lapak pedagang menjadi ciri khas pemandangan pasar, sekaligus melindungi aktivitas jual beli dari terik matahari.

Berbagai kebutuhan pokok dijual di pasar ini, mulai dari sayuran segar, bumbu dapur, hingga perlengkapan rumah tangga seperti tikar dan kain gulung.

Berita Terkait:  Sambut Angkutan Nataru, Daop 1 Jakarta Matangkan Persiapan Posko Bersama Railfans dan ITL Trisakti

Para pedagang tampak sibuk melayani pembeli yang terus berdatangan. Suara tawar-menawar pun terdengar di hampir setiap sudut, menciptakan suasana pasar tradisional yang terasa hidup.

Edy, Salah satu pedagang yang diwawancarai pewarta mengaku bersyukur dengan ramainya pembeli hari ini.

Berita Terkait:  Update Nataru 2025/2026: 76.271 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 5 Purwokerto Masih Tersedia

“Kalau hari Rabu memang biasanya ramai. Pembeli datang dari pagi sampai siang. Alhamdulillah jualan hari ini lumayan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Tidak hanya warga sekitar, beberapa pembeli juga datang dari desa tetangga untuk berbelanja di Pasar Rabu. Mereka mengaku harga di pasar ini cukup terjangkau dan barang yang dijual pun lengkap, meski gempuran retail modern makin masif di daerah tersebut.

Berita Terkait:  KA Rajabasa Jadi Kereta Api Terfavorit pada Caturwulan I 2026 di Wilayah Divre IV Tanjungkarang

Ramainya Pasar Rabu Bone Bolango menunjukkan bahwa pasar tradisional masih menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat. Selain sebagai tempat berbelanja, pasar ini juga menjadi ruang bertemunya warga dan mempererat silaturahmi. Suasana yang ramai dan penuh interaksi membuat Pasar Rabu tetap eksis hingga sekarang.(Mg-06)