Minggu, 4 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pasar Sentral bakal Jadi Pasar Modern Pertama di Gorontalo 

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Kota Gorontalo , pada Sabtu, 24 September 2022 | 18:05 Tag: ,
  Walikota Gorontalo, Marten Taha saat mensurvei akses untuk difabel yang hendak masuk ke Pasar Sentral Kota Gorontalo yang baru pada Jumat (23/09/2022) (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pengerjaan revitalisasi Pasar Sentral Kota Gorontalo saat ini sudah memasuki tahap finishing. Menariknya, pasar ini bakal menjadi pasar modern pertama di Provinsi Gorontalo.

Guna memenuhi objek pendukung, Walikota Gorontalo, terus mengontrol fasilitas apa saja yang dibutuhkan agar pasar ini benar-benar moderen. Salah satunya yakni fasilitas bencana jika terjadi sesuatu, perlu ada objek pendukung.

“Misalnya sistem pemadam kebakaran sprinkler, kemudian lampu-lampu sementara dirampungkan. Fasilitas-fasilitas untuk para pedagang seperti lapak terbuka dan kios semua sudah memenuhi syarat,” kata Marten Taha saat mensurvei pembangunan revitalisasi Pasar Sentral Kota Gorontalo pada Jumat (23/09/2022).

Masih pada kesempatan yang sama, Marten Taha mengungkapkan bahwa di Pasar Sentral dilengkapi fasilitas pendukung, seperti mushola, pelayanan kesehatan, kantor pengelola, pos keamanan, kamar mandi/toilet, speaker information, CCTV. Bukan hanya itu, juga ada fasilitas untuk difabel seperti akses untuk naik ke lantai dua.

“Terpenting yakni tempat pengelolaan sampah basah dan kering sehingga membuat masyarakat merasa nyaman saat melakukan transaksi jual beli di pasar tersebut,” tegasnya. 

Guna memastikan agar semua falitisat dapat dimanfaatkan, Marten Taha akan melakukan uji fungsi terhadap semua fasilitas yang ada. Ini dinilai penting penting apakah semua yang terpasang mulai dari lampu, air, sprinkler, maupun information yang berjumlah 200 speaker yang tersebar di tiap sudut pasar.

“Juga terdapat sebanyak 42 CCTV. Akan dipastikan semua berfungsi dengan baik,” tutur Marten Taha

Pasar sentral yang baru itu, rencananya akan beroperasi hingga malam dan masyarakat tidak perlu khawatir soal keamanan. Karena pengamanan juga telah disediakan, baik tempat maupun pihak pengelola yakni dari dinas perdagangan setempat.

Selain itu, untuk keamanan tidak semata-mata hanya mengandalkan keamanan dari pihak formal seperti Satpol PP dan pihak Kepolisian tapi juga dari masyarakat yang tergabung dalam paguyuban pasar serta asosiasi pedagang sehingga keamanan pasar menjadi tanggung jawab bersama. (***)

 

Penulis:  Rita Setiawati

(Visited 41 times, 1 visits today)

Komentar