Ekonomi

Pasar Sentral Sepi Pengunjung, Tukang Sol Sepatu Keluhkan Pendapatan

×

Pasar Sentral Sepi Pengunjung, Tukang Sol Sepatu Keluhkan Pendapatan

Share this article
Pasar Sentral, Sepi Pengunjung, Tukang Sol Sepatu
Tukang sol sepatu di pasar sentral Kota Gorontalo. (Foto: Ahmad Badu untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gedung baru pasar sentral Kota Gorontalo diharapkan bisa memberikan tambahan penghasilan bagi para penjual ditempat itu.

Berita Terkait:  Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Skincare Efba Group Adalah Kunci Scale-Up Instan Brand Anda

Pemerintah Kota Gorontalo berharap, renovasi gedung tersebut bisa memberikan kenyamanan bagi pembeli untuk datang berbelanja.

Namun, hal tersebut tidak dirasakan oleh Yanto (46), salah seorang menekuni pekerjaannya sebagai tukang sol sepatu di di pasar Sentral Gorontalo.

Berita Terkait:  Customer Service Lebih Efisien dengan AI Agent dari Barantum

“Pendapat berkurang karena pengunjung sangat sepi. Setelah diresmikan pasar Sentral ini, pengunjung memang masih sangat kurang,” kata Yanto, Rabu, (13/12/2023).

Sebelum pasar sentral ini diresmikan, Yanto mengaku pendapatannya bisa mencapai Rp 200.000 setiap harinya.

Berita Terkait:  WiFi Gaming Terbaik 2026: Pilihan Jaringan dengan Ping Stabil

“Satu sepatu ongkos perbaikannya Rp 20.000. Dulu yang datang biasanya 7 sampai 10 orang, sekarang sudah sang kurang,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut karena lapaknya menempati posisi yang strategis. Berbeda dengan lokasi yang ditempatinya saat ini.

Berita Terkait:  Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

“Kalau tempat saya yang sekarang pengunjung masih banyak yang tidak tau. Jadi setelah di pindahkan tempat ini pendapatan saya menurun,” tuturnya.

Yanto mengaku, sejak diresmikannya pasar sentral tersebut, hanya ada satu atau dua orang yang datang. Terkadang bahkan tidak ada sama sekali.

Berita Terkait:  Bantu Jaga Imun dan Kesehatan, MIND ID Kirim 3 Truk Obat-obatan ke Aceh dan Sumatera

“Harapannya kepada pemerintah, kalau bisa lapak kami ditempatkan di lokasi yang strategis, biar pendapatan kami juga ada peningkatan, di tempat yang sekarang ini sepi sekali,” tuturnya.(*)

Penulis: Ahmad Badu/ Mahasiswa Magang
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Melalui PT RPN, Holding Perkebunan Nusantara Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI sebagai Pusat Edukasi dan Ekonomi