Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Ali, S.I.K (kedua dari kiri) saat meninjau salah satu titik longsor di Kecamatan Bonepantai. (Foto: Istimewa)

Pasca Ledakan dan Tanah Longsor di Bone Pantai, Kapolres Minta Warga Tetap Waspada

Metropolis

Hargo.co.id, GORONTALO – Pasca adanya bunyi ledakan dan disusul dengan tanah longsor yang terjadi di kawasan Pegunungan Mereki, Desa Pelita Hijau, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, warga masyarakat diminta tetap waspada.

Hal itu disampaikan langsung Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Ali S.I.K melalui Bagian Humas, usai dirinya bersama Kasat Intelkam dan Kapolsek Bonepantai, turun meninjau langsung ke lokasi kejadian, Senin (09/01/2023).

banner 728x485

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan air bercampur lumpur, karena lokasi longsor, jaraknya hanya kurang lebih satu kilometer dari pemukiman,” imbau AKBP Muhammad Ali S.I.K.

Kapolres menuturkan, pihaknya mengetahui adanya ledakan berdasarkan keterangan dari Kepala Desa dan warga setempat.

“Memang benar ada warga yang mendengar bunyi ledakan dan diperkirakan berasal dari puncak Gunung Mereki. Berselang bebeberapa hari pasca ledakan, aliran air di Sungai Aladi menjadi keruh,” ujarnya.

“Saat dicek, warga menemukan ada air bercampur lumpur, namun belum ada yang berani ke titik lokasi ledakan tersebut,” imbuh AKBP Muhammad Ali S.I.K.

Dengan adanya fenomena alam yang belum diketahui secara persis penyebabnya tersebut, Kapolres berharap agar kiranya Pemerintah Desa secepatnya melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Tim Peneliti Geologi dari UNG agar segera di keluarkan hasil uji penelitian atau sampel dari penyebab keluarnya air bercampur lumpur yang berada di Gunung Mereki, Dusun III Lantado, Desa Pelita Hijau.

“Dan juga agar bisa dilaksanakan pendirian pos pantau disekitar lokasi, kurang lebih 100 meter,” tutup Kapolres Bone Bolango.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *