Tuesday, 21 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pelebaran jalan, Empat Bangunan Liar Digusur

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Friday, 11 March 2016 | 13:54 PM Tags: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Penertiban areal bahu jalan kota terus dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo. Kamis, (10/3), sebanyak 4 bangunan liar di Jl Madura, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah dilakukan penggusuran oleh gabungan Dinas Tata Kota dan Satpol PP Kota Gorontalo.

Sejatinya di bahu jalan tersebut ada 10 bangunan lagi yang harus digusur. Namun, hal tersebut tiba-tiba terhenti setelah warga sekitar menunjukan sertifikat kepemilikan.

Petugas hanya melakukan negosiasi untuk membayar tanah milik warga yang diatasnya berdiri bangunan, berikut baru akan menggusurnya. Pengurusan bangunan di bahu Jl. Madura ini dilakukan selain dalam rangka penertiban, jalan tersebut juga direncanakan akan dilakukan pelebaran.

Pantauan Gorontalo Post, di sepanjang Jl Madura dimulai sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 12.00 wita. Penggusuran sempat terhalang menyusul adanya salah satu warga yang keberatan.

Ia mencoba menghalang-halangi petugas yang ingin mengusur bangunan miliknya yang berada di bahu jalan dengan dalih memiliki sertifikat tanah yang merupakan peninggalan orang tua.

Namun, perlawanan dari masyarakat langsung bisa ditenangkan, setelah kesepakatan terjadi. Warga diberikan deadline waktu 3 hari oleh petugas untuk membongkar sendiri bangunannya yang berada di pinggir jalan.

Ada pun 4 bangunan yang langsung dibongkar petugas adalah bangunan yang berada diatas tanah yang tidak memiliki sertifikat kepemilikan.

Sekretaris Dinas Tat Kota Gorontalo San Sukhoi Suhadi mengatakan, sebelum melakukan penggusuran pihaknya terlebih dahulu telah melayangkan surat peringatan kepada warga yang bangunannya berada di bahu jalan.

“Kita minta mereka jalan madura agar membongkar sendiri bangunannya yang tak memiliki izin. 1 bulan kita berikan mereka jangka waktu sebelum melakukan penggusuran hari ini, (kemarin,red),” tutur San Sukhoi.

Selanjutnya kata San Sukhoi, pihaknya akan kembali datang melakukan penertiban di Jl. Madura pada, Senin, (14/3) untuk menggusur bangunan yang masih tersisa.

“Penggusuran rumah di Jl Madura ini dilakukan karena di Jl Madura direncanakan akan dilakukan pelebaran jalan. Nah, mereka yang punya sertifikat kita beri kesempatan untuk membongkar sendiri sebelum hari Senin itu,” pungkasnya. (tr-49/hargo)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar