Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemerintah Wajib Penuhi Kesejahteraan Petani 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Kamis, 17 Februari 2022 | 20:05 Tag: , ,
  Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Jarwadi Mamu

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Gorontalo, Jarwadi Mamu menegaskan bahwa pemerintah harus memperhatikan kesejahteraan para petani. Ini terkait dengan peningkatan produksi beras dan jagung di Kabupaten Gorontalo, meskipun penunjang lainnya sudah terpenuhi. 

“Hingga ini bantuan yang disalurkan pemerintah memang sudah cukup banyak, berupa pupuk subsidi, benih maupun bantuan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun upaya itu belum juga meningkatkan meningkatkan hasil pertanian petani. Kami mendukung program pemerintah dalam menggenjot peningkatan produksi pangan. Namun yang perlu menjadi catatan bagaimana batuan itu benar-benar tepat sasaran. Kenapa demikian, agar program dapat menuai hasil,” kata Jarwadi Mamu.

Dirinya lantas menjelaskan, guna mewujudkan kesejahteraan petani maka hal penting yang harus dilakukan adalah menampung semua permasalahan pertanian di lapangan. Lalu, dilanjutkan dengan sinergitas dengan pemerintah baik provinsi dan pusat guna memperoleh solusi terbaik. 

“Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, bantuan benih dan pupuk oleh pemerintah saat ini terbilang belum cukup. Terlebih penyaluran bantuan subsidi pemerintah tidak sepenuhnya merata. Bila pemerintah menginginkan hasil panen bagus, maka kebutuhan harus benar-benar terpenuhi. Subsidi benih dan pupuk pun harus merata. Dengan begitu upaya pemerintah atas peningkatan kesejahteraan petani bisa terlaksana,” jelas Jarwadi Mamu. 

Selain itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah melakukan pencegahan untuk mengantisipasi musim hujan yang mulai intens mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo, seperti melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, terutama daerah yang rawan banjir. 

“Sekarang cuaca lagi belum bersahabat, segera informasikan data iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) secara intensif kepada masyarakat. Ambil pelajaran tahun kemarin, banyak tanaman pertanian gagal,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 19 times, 1 visits today)

Komentar