Pemprov Gorontalo Asesmen dan Uji Kompetensi bagi Pejabat Tinggi Pratama

×

Pemprov Gorontalo Asesmen dan Uji Kompetensi bagi Pejabat Tinggi Pratama

Share this article
Hamka Hendra Noer didampingi Penjabat Sekda Provinsi Gorontalo, Sukri Botutihe saat mengikuti secara daring asesmen dan preferensi uji kompetensi, Senin (24/10/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyelenggarakan asesmen dan preferensi uji kompetensi bagi 34 pejabat pimpinan tinggi pratama di daerah itu.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut bertujuan untuk pemetaan kompetensi atau job fit bagi pejabat tinggi pratama. Acara yang berlangsung tiga hari ini digunakan untuk penulisan makalah, wawancara serta tes psikometri.

“Standar kompetensi manajerial dan sosial kultural yang akan kami gunakan pada asesmen kali ini adalah standar kompetensi sebagaimana dimaksud dalam Permenpan Nomor 38 tahun 2017,” kata Kepala Pusat Penilaian ASN BKN Pusat, Wakiran yang hadir secara daring, Senin (24/10/2022).

“Permenpan tersebut meliputi integritas, kerjasama orientasi pada hasil, pelayanan publik, komunikasi, pengembangan diri, mengelola perubahan dan pengambilan keputusan. Selanjutnya untuk kompetensi sosial kultural yang berhubungan dengan perekat pemersatu bangsa,” Katanya menambahkan.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer mengatakan, penyelenggaraan asesmen dan uji kompetensi bagi pejabat tinggi pratama merupakan strategi dalam manajemen karier.

Hal tersebut, kata Hamka Hendra Noer, sejalan dengan Peraturan Daerah Provinsi Gorontalo Nomor 3 tahun 2022 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, maka perlu adanya penyesuaian terhadap posisi pejabat pada jabatan yang ada saat ini.

Dirinya mengatakan, dengan ditetapkannya peraturan daerah tersebut, maka terdapat 39 jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama dari jumlah sebelumnya yang hanya 37 JPT. Ada empat posisi yang lowong jika diakumulasi dengan jabatan sebelumnya.

“Oleh sebab itu hasil dari uji kompetensi ini, akan jadi instrumen bagi saya selaku pejabat pembina kepegawaian untuk dapat mempertimbangkan posisi pejabat yang tepat pada jabatan yang tepat. Serta melalui seleksi terbuka manakala terdapat jabatan pimpinan tinggi yang ditinggalkan menjadi lowong,” Katanya menuturkan.

Di akhir kegiatan tersebut, Hamka Hendra Noer juga mengucapkan terimakasih kepada BKN, khususnya Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN serta seluruh jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan itu sehingga terlaksana dengan baik.

“Kami yakin BKN merupakan lembaga yang memiliki kompetensi untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Karena itu, kami juga yakin hasilnya pun akan sesuai dengan yang diharapkan,” Katanya menandaskan.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis