Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penari Sam Po Kong Tersanjung meski Berperan Figuran

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Rabu, 14 Juni 2017 | 11:27 AM Tag: , , , , ,
  

Hargo.co.id – ”Saya masuk angin lho, Pak. Dua jam berdiri nggak pakai baju.” Ucapan itu meluncur dari bibir Reyvaldi Zain di Pena Resto Senin (12/6) sore. Reyvaldi adalah pemeran prajurit dalam pentas Sam Po Kong, Sabtu (10/6). Reyvaldi serta para penari pendukung teater tersebut diundang buka puasa bersama oleh Dahlan Iskan dan istri, Nafsiah Dahlan.

Dalam pentas di Ciputra Hall-Performing Arts Centre, Dapur Teater Remy Sylado memang didukung 20 siswa dan mahasiswa Surabaya. Mereka berperan sebagai penari yang melengkapi blocking (tata letak) per adegan.

Para penari itu berlatih tidak sampai sepekan. Intensif. Langsung mempelajari tarian pengiring 15 lagu sepanjang pertunjukan. Dan sukses.

Dalam perjumpaan selama lima hari itu, para penari tersebut sudah raket (lengket) bak saudara. Karena itu, suasana berbuka kemarin terasa gayeng dan hangat. Penuh canda tawa. Santai banget. Termasuk saat mereka curhat dan berbagi pengalaman tentang penampilan di atas panggung.

Bukan cuma Reyvaldi, siswa kelas XI SMAN 20 Surabaya, yang berceloteh. Muhammad Fathin, siswa SMAN 1 Surabaya, ikut-ikutan menggojlok Renaldo Santoso, salah seorang prajurit Majapahit. Aldo, sapaan Reynaldo, jadi bahan candaan lantaran kerap digoda sida-sida. Semacam punakawan banci yang diperankan apik oleh Charles Tjioe. ”Dia (sida-sida, Red) kan pacarnya Aldo,” kata Fathin. Aldo hanya melirik sinis.

Turut tampil di panggung teater dan disaksikan banyak mata membuat anak-anak muda itu senang. Ditambah apresiasi yang didapat dari Dahlan Iskan.

”Walau cuma figuran, kami mendapat apresiasi tinggi. Saya tersanjung. Bisa makan malam satu meja dengan Pak Dahlan. Foto bareng, dapet tanda tangannya pula,” kata Fathin, lalu tersenyum.

Seusai makan malam, para penari live di Instagram@zetizen_surabaya. Mereka memperkenalkan diri satu per satu. ”Halo, kita lagi makan malam bersama Pak Dahlan Iskan,” ucap Nadhiya Shabrina, salah seorang penari Tiongkok.

Sembari menggenggam smartphone, Nadhiya yang ditemani Anastasia Blanca berjalan dan merekam kawan-kawannya. Dia juga mengode kawan-kawannya untuk melambai-lambaikan tangan.

Dahlan Iskan yang juga ikut siaran membuat gerakan-gerakan lucu dan jahil di belakang para penari. Berbagai pose kekinian dan aksi Boomerang juga mereka lakukan.

”Asyik banget bisa ketemu sama temen-temen lagi. Ternyata, Pak Dahlan gaul banget ya,” tambah Naura Jasmine. Naura adalah salah seorang penari Jawa. Masih teringat betul rasa sakit yang harus ditahan kala duduk bersimpuh di panggung. Tidak hanya kesemutan, dia mengaku kakinya mati rasa.

Makan malam ditutup dengan foto bersama serta pembagian kenang-kenangan dan sertifikat yang ditandatangani oleh Dahlan Iskan. (esa/c6/dos/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar