Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penempatan Lapak di Pasar Kayubulan Tak Elok Dipandang

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Rabu, 26 Januari 2022 | 01:05 Tag: , ,
  Komisi ll DPRD Kabupaten Gorontalo saat turun langsung ke Pasar Kayubulan, Selasa (25/01/2022). (Foto: Deice Pomalingo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Komitmen untuk menata Pasar Kayubulan belum sepenuhnya dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Ini terlihat dari penempatan lapak yang tak elok dipandang.

Informasi yang berhasil dihimpun, Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo mengunjungi pasar yang terletak di Limboto itu, Selasa (25/01/2022). Hasilnya, didapati ada komoditi yang masih bercampur seperti komoditi bawang rica tomat (Barito), berdekatan dengan pakaian. Bahkan, ada yang sebaliknya. Sehingga itu tak elok dipandang. 

“Yang kami lihat masih bercampur dan ada pedagang yang justru mempunyai petak sekaligus lapak. Padahal dalam kesepakatan kemarin jika sudah mempunyai petak tidak lagi mendapatkan lapak, tetapi yang terjadi saat ini pedagang barito mempunyai petak tetapi justru menjual dagangan mereka di lapak depan petak, sehingga warga lain tak lagi kebagian petak,” ungkap Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Asni U. Menu. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Aleg Yusri Salam, dimana komoditi pakaian masih bercampur bahkan sejumlah petak kosong tidak ditempati tetapi justru masih ada yang menempati jalan seperti pedagang barito yang berada tepat di depan toko gembira house termasuk pedagang yang berada di terminal. 

“Saya rasa itu salah peruntukannya, karena dari kunjungan yang kita lakukan masih banyak lapak kosong termasuk lapak pedagang barito dan juga ikan yang ternyata masih kosong, sementara mereka justru berjualan di jalan, terminal termasuk penjual ikan yang justru berjualan dibawah yang tidak ada saluran airnya, sehingga lokasi tersebut meninggalkan bau tak sedap,” tegas Yusri.  

Sehingganya dengan hasil kunjungan lapangan tersebut, komisi ll berencana akan mengundang instansi terkait besok (hari ini.red). 

“Semua hasil kunjungan yang kita lihat langsung di lapangan akan kita pertanyakan,” tandas Yusri. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 78 times, 1 visits today)

Komentar