Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengakuan Yahudi Pertama di Pakistan

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Sabtu, 1 April 2017 | 11:00 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id – Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, untuk kali pertama Pakistan mengakui agama Yahudi. Dilansir dari Hindustantimes, laki-laki 29 tahun bernama Fishel Benkhald mendapatkan pengakuan dari Kementrian Dalam Negeri Pakistan untuk merubah agama dalam kartu identitas dari muslim ke Yahudi.

Sebuah keputusan yang tidak biasa dilakukan oleh negara dengan mayoritas muslim. ’’Selama ini saya terdaftar sebagai muslim. Ayah saya adalah Muslim dan ibu saya Yahudi. Sejak kecil saya belajar Islam tapi tidak mempraktekkannya sebagai agama,’’ ulas Fishel yang terlahir di Karachi, Pakistan pada 1987 tersebut.

Fishel yang dalam identitas Muslimnya dikenal sebagai Faisal tersebut. Sejak orang tuanya meninggal pada 1990, Fishel mulai mengidentifikasi dirinya sebagai seorang Yahudi.

Termasuk saat pendataan sensus berlangsung. Prosesnya memang tidak mulus, dia harus melalui proses birokrasi dan banding hingga Kementrian Dalam Negeri Pakistan memberinya lampu hijau untuk mengkoreksi keterangan agamanya. Menurutnya, dia menjadi satu-satunya Yahudi yang tersisa di Pakistan.

Dalam proses banding ke Kementrian Dalam Negeri Pakistan, dia bersikeras mengubah keterangan agamanya dalam kartu identitas warga negara. Dalam wawancara lewat teleponnya dengan The Express Tribune, dia mengucapkan terima kasih pada pihak yang selama ini membantunya. Khususnya Kementrian Dalam Negeri dan The National Database and Registration Authority (NADRA) yang memberikan hasil yang melegakan dan sesuai dari proses yang panjang.

Fishel menganggap hal ini sebagai hadiah dari pemerintah Pakistan untuk festival musim semi mendatang yang dirayakan kaum Yahudi untuk memperingati pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir.

Kendati Fishel mengklaim dirinya adalah Yahudi terakhir di Pakistan, namun NADRA sendiri mengatakan ada 745 yahudi lain di Pakistan yang belum terdaftar secara legal.

Selama ini, ada banyak kasus di Pakistan yang mengatakan bahwa kaum minoritas seperti Hindu dipaksa masuk Islam. Namun untuk Muslim yang pindah ke agama lain sangat jarang. (hindustantimes/ina/tia)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar