Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengungsi Jejali Perbatasan Turki

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Senin, 8 Februari 2016 | 13:21 Tag: , , ,
  

Hargo.co.id ONCUPINAR – Puluhan ribu warga Syria terjebak di perbatasan Turki di Kilis. Mereka adalah penduduk yang melarikan diri dari Aleppo.

Sebab, sepanjang pekan ini, tentara rezim Presiden Bashar Al Assad dengan dibantu pasukan Rusia membombardir wilayah yang diduduki pemberontak tersebut.

Sebelum serangan dilakukan, Aleppo dihuni sekitar 350 ribu orang.Kemarin (7/2) pemerintah Turki mengirimkan truk bantuan dan ambulans ke wilayah perbatasan Oncupinar.

Namun, mereka belum membuka pintu berbatasan bagi para pengungsi tersebut.

Pintu perbatasan hanya dibuka bila ada situasi mendesak. Ankara menegaskan bahwa para pengungsi itu memiliki penampungan di wilayah Syria yang berbatasan dengan negaranya.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Federica Mogherini meminta Turki membuka pintu perbatasan.

Sebab, itu merupakan tanggung jawab moral untuk melindungi para pengungsi tersebut. Mogherini menegaskan bahwa UE telah memberikan bantuan kepada Turki melalui kesepakatan yang ditandatangani November tahun lalu.

Bantuan 3 miliar euro tersebut dipakai untuk biaya pengungsi Syria di Turki.

’’UE menyediakan bantuan ke Turki untuk memastikan mereka melindungi dan menjadi tuan rumah bagi orang yang mencari suaka,’’ ujar Mogherini.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa pihaknya akan membuka perbatasan jika diperlukan.

’’Jika mereka telah sampai di perbatasan kami dan tidak memiliki pilihan lain. Jika diperlukan, kami akan membiarkan saudara kami masuk,’’ tutur ErdDia menambahkan, Turki tengah terancam karena rezim Assad sudah menguasai sebagian Aleppo.

Di tempat terpisah, Gubernur Kilis, Turki, Suleyman Tapsiz Sabtu lalu (6/2) mengungkapkan bahwa Turki telah menampung 2,7 juta pengungsi Syria.

Saat ini mereka telah membantu 30 ribu–35 ribu pengungsi yang berkumpul di Kota Azaz, Syria.

Kota itu berbatasan dengan Kilis. Jika serangan Rusia tak kunjung berhenti, mungkin 70 ribu orang lainnya akan menuju wilayah perbatasan Syria-Turki tersebut. (Reuters/AFP/BBC/sha/c10/tia/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar