Hargo.co.id, GORONTALO – Kedudukan dan peran Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dalam pembangunan Keluarga berencana (KB) di Indonesia telah menunjukan eksistensi dan peran baktinya dalam menunjang kesuksesan program KB nasional, maupun di daerah. Hasilnya, Pola pelaksanaan KB di Indonesia ditiru oleh beberapa negara berkembang dengan persoalan demografis serupa.
Pada hakekatnya, IMP merupakan wadah pengelolaan dan pelaksanaan program KB nasional mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga ke tingkat dusun atau RW bahkan di tingkat RT. Di tingkat kelurahan atau desa, IMP didukung oleh Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), sementara di tingkat dusun atau RW, ada Sub PPKBD.
Wakil Bupati Gorontalo Hendra S. Hemeto mengatakan, Peran kader IMP ini sangatlah penting karena menjadi satu kekuatan yang dapat diandalkan untuk mempertahankan keberhasilan program KB di masyarakat. Karena itu, IMP didukung oleh kader yang cukup banyak sehingga dapat menjangkau seluruh desa, dusun, RT, serta memiliki daya juang yang tinggi dalam rangka ikut mensukseskan program KB.
“Kader IMP merupakan SDM lokal yang sangat penting dan menjadi kekuatan yang dapat diandalkan untuk mempertahankan keberhasilan program KB di masyarakat. Mereka berhasil memainkan perannya sebagai PPKBD maupun Sub PPKBD dalam meningkatkan kualitas keluarga di daerah ini,” kata Hendra S. Hemeto, Selasa (11/1/2022).
Keberhasilan kader IMP tersebut, lanjut Hendra S. Hemeto, patut didukung dengan melakukan pembinaan-pembinaan yang lebih komprehensif melalui pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek). Hal tersebut, kata dia, salah satu upaya pemerintah Daerah dalam mempertahankan eksistensi IMP.
Hendra S. Hemeto juga mengatakan, IMP merupakan salah satu solusi dalam upaya membangun Indonesia melalui daerah yang dimulai dari keluarga. Hal ini, kata dia, bertujuan untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari pendidikan dan kesehatan yang tentunya juga berpengaruh juga terhadap daya beli di masyarakat.
“Saya memberi apresiasi kepada para kader IMP karena mereka berperan membantu PPKBD dan Sub PPKBD. Nanti akan dilaksanakan bimtek untuk meningkatkan kapasitas setiap kader. Jika saat ini kualitas mereka baik, maka kedepan tentu harus lebih baik,” kata Hendra Hemeto.(*)
Penulis : Sucipto Mokodompis
