Perempuan-Perempuan Pembunuh Bayaran di Tengah Perang Melawan Narkoba Filipina

×

Perempuan-Perempuan Pembunuh Bayaran di Tengah Perang Melawan Narkoba Filipina

Share this article
SEDERHANA: Maria tidak terlihat seperti pembunuh bayaran yang sadis. (Carlo Gabuco via BBC)

Tetapi saat bekerja, dia cukup sadis. Korban pertama Maria ditembak tepat di kepalanya. Ketika Duterte menjabat pada Juni 30, Maria sudah mendapat lima order. Dan semuanya berhasil dilaksanakan dengan sukses. Dia menghabisi kelimanya dengan tembakan tepat di kepala. ”Yang memberikan perintah, bos kami, pejabat kepolisian,” katanya.

Perang melawan narkoba yang dicanangkan Duterte memang menambah pekerjaan Maria. Tetapi semua itu bukan tanpa risiko. Order pertama Maria datang dari suaminya sendiri. Suaminya yang juga pembunuh bayaran ditugaskan mencari perempuan untuk membunuh seorang bandar narkoba. ”Kejadiannya begitu cepat. Begitu saya melihat lelaki yang menjadi target, saya langsung mendekatinya dan menembaknya di kepala,” ceritanya.

Tinggal di kawasan kumuh Manila, Maria dan suaminya tidak memiliki pendapatan tetap. Sementara ini, menjadi pembunuh bayaran adalah pilihan yang tidak bisa ditolak demi memenuhi kebutuhan hidup. Bila berhasil dalam tugasnya, Maria mendapatkan USD 430 (setara Rp 5,7 juta) yang harus dibagikan ke anggota timnya yang terdiri atas tiga orang.

Tidak pernah menyesal? ”Sudah pasti. Saya tidak ingin keluarga mereka yang sudah saya bunuh membalas dendam,” katanya. Dia juga khawatir dengan pendapat anak-anaknya tentang pekerjaannya.

Saat ini, Maria sudah mendapat tugas lagi. Dan dia berniat untuk pensiun saat pekerjaan itu sudah diselesaikan. Tetapi, bosnya mengancam akan membunuh siapa pun yang berniat berhenti. ”Saya merasa terjebak,” katanya. Apakah Maria merasa berada di bawah lindungan hukum karea perintah pembunuhan itu adalah bagian dari kampanye presiden? ”Kami hanya membahas misi dan bagaimana menyelesaikannya. Ketika sudah selesai, kami tidak membicarakan hal itu lagi,” katanya dengan mata menerawang. (*/tia)