Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Permintaan Sapi Makin Meningkat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 5 Agustus 2016 | 13:58 Tag: ,
  

 

Hargo.co.id GORONTALO – Pasaran hewan ternak untuk kebutuhan kurban dilaporkan meningkat signifikan, seiring makin dekatnya lebaran Idul Adha atau juga dikenal sebagai hari raya kurban.

Bahkan, data yang diperoleh Gorontalo Post dari pengusaha ternak, permintaan akan hewan ternak utamanya sapi mencapai angka tertinggi setahun belakangan.

“Dari empat pasar ternak yang ada di Kabupaten Gorontalo, perdagangannya seluruhnya meningkat. Bahkan, angka terakhir mencapai angka tertinggi untuk setiap pasar yang ada,” kata Boby, pengusaha ternak di Kecamatan Limboto, kemarin.

Sayang, Boby tak memberikan data ril angka jual beli hewan kurban. Ia hanya mengatakan, bergeliatnya pasar ternak itu sebagiannya dipengaruhi tingginya permintaan ternak untuk kebutuhan kurban.

Sementara itu, tingginya permintaan akan ternak sapi dinilai tak lepas dari aksi borong para pengusaha ternak, yang membeli untuk persiapan stok pada hari H lebaran nanti. Biasanya, itu baru akan dilepas di pekan-pekan terakhir jelang lebaran.

“Biasanya, ternak yang dibeli masih akan digemukan dan baru akan dilepas jelang hari H nanti,” ungkap salah seorang pengusaha lainnya, yang enggan dikorankan.

Data yang diperoleh Gorontalo Post sendiri, selain permintaan tinggi, harga hewan ternak untuk kebutuhan kurban juga mulai dijual mahal. Kenaikan harga ternak itu, bahkan telah mencapai harga tertinggi, yakni naik dengan range antara Rp 2 juta hingga 4 juta per ekornya.

“Pasarannya tidak lagi sekadar mengacu pada besar-kecilnya ternak, tapi lebih jauh pada kesempurnaan ternak. Ternak yang gemuk dan badannya mulus, paling banyak diperebutkan sehingga terkadang harga tak lagi jadi acuan,” tandas Iton, peternak di Kelurahan Bulota, Limboto, kemarin.

Di tempat terpisah, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo yang dikonfirmasi Gorontalo Post mengaku belum mengantongi data rill ternak kurban yang diperjualbelikan di pasaran. Dari empat pasar ternak sapi yang ada di Gorontalo, masing-masing pasar Pulubala, Bongomeme, Tolangohula dan Boliyohuto, belum melaporkan hasil pendataan.

“Data yang ada ke kita hanya data hewan kurban tahun 2015, mengcover semua wilayah yang ada di Kabupaten Gorontalo . Jumlahnya mencapai 2151 hewan kurbanm, terdiri ternak sapi sebanyak 2102 ekor dan kambing sebanyak 49 ekor,” papar salah seorang staf Bidang Kesehatan Hewan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo, Kamis (4/8).(dix/hargo)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar