Persidago vs Kreasindo fc, Duel Klasik

×

Persidago vs Kreasindo fc, Duel Klasik

Sebarkan artikel ini
Romy Malanua dan Subhan Tumulo, dua pelatih yang pernah menangani tim PON Sepakbola Gorontalo akan saling adu strategi di semifinal kedua Liga 3 regional Gorontalo sore hari ini di stadion 23 Janauri, Telaga.
Romy Malanua dan Subhan Tumulo, dua pelatih yang pernah menangani tim PON Sepakbola Gorontalo akan saling adu strategi di semifinal kedua Liga 3 regional Gorontalo sore hari ini di stadion 23 Janauri, Telaga.

GORONTALO Hargo.co.id – Pertadingan semifinal kedua Liga 3 regional Gorontalo yang mempertemukan Persidago dengan Kreasindo FC akan menjadi duel klasik dua pelatih.

Pasalnya, selain sebelumnya pernah berada satu tim di PON 2016, kedua sosok pelatih ini juga pernah menjadi seteru 12 tahun lalu saat masih membela tim masing-masing, Romy Malanua sebagai asisten pelatih Persidago dan Subhan Tumulo sebagai kiper di Persigo Gorontalo.

“Saya merasa semifinal besok antara Persidago dengan Kreasindo FC akan jadi pertandingan yang sangat seru. Karena ini seakan mengulang rival dua klub yakni Persidago dan Persigo yang berwujud Kreasindo FC,” ujar Adhi Pala, mantan sekum PSSI Gorontalo, minggu (3/9) kemarin.

“Pertandingan besok selain seru, juga akan menjadi duel seru antara dua pelatih yang sebelumnya saat masih aktif juga memperkuat Persidago dan Persigo. Makanya sayang untuk bola mania Gorontalo lewatkan pertandingan besok,” lanjut Adhi Pala.

Sementara itu, dua pelatih yang sudah tidak asing namanya dikancah persepakbolaan Gorontalo mengaku sudah siap menghadapi semifinal sore hari ini dengan strategi masing-masing.

“besok pertandingan pastinya tidak akan mudah dijalani, namun yang pasti ana-anak terus diberikan motivasi untuk bisa tampil tenang dan bisa memanfaatkan semua peluang yang ada,” kata Romy Malanua. Sedangkan Subhan Tumulo sendiri menilai.

“Kerja keras sejak babak penyisihan grup hingga semifinal harus bisa dihargai semua pemainnya. Karena pastinya untuk menjadi seorang juara butuh pengorbanan dan perjuangan yang tidak mudah dan semua harus siap menghadapinya,” ungkap Subhan Tumulo.

Dari sisi tehnis sendiri, kedua tim juga punya pola andalan masing-masing. Dimana, Persidago sendiri lebih sering menerapkan pola permainan 4-3-3, sedangkan Kreasindo FC akrab dengan formasi 4-4-2.

“Pola permainan kedua pelatih ini memang agak berbeda, jika Persidago lebih dikenal dengan 4-3-3 nya, sedangkan pola Kreasindo FC lebih mirip dengan pola yang sering digunakan Persigo yakni 4-4-2.

Sehingganya pertandingan semifinal besok pasti akan sangat seru dan sayang dilewatkan,” pungkas ketua panitia pelaksana Liga 3, Alan Wungguli, minggu (3/9) kemarin.(ysn/hg)