Pilwako Makassar: Kotak Kosong Menang, Ini yang Dilakukan Danny 

×

Pilwako Makassar: Kotak Kosong Menang, Ini yang Dilakukan Danny 

Share this article
Walikota Makassar, Danny Pomanto lakukan sujud syukur ketika mengetahui jika yang menang adalah kotak kosong.

 Hargo.co.id, GORONTALO – Hasil hitung cepat Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) benar-benar mengejutkan, Rabu (27/6). Calon tunggal Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) kalah melawan kotak kosong.

Berdasarkan penghitungan suara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), kotak kosong menang jauh meninggalkan pasangan paslon Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi.

Bahkan di TPS 3, tempat calon Walikota Munafri Arifuddin mencoblos, kotak kosong menang. Hasil perhitungan di TPS 03, kolom kosong memperoleh 91 suara, sedangkan pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika hanya memperoleh 43 suara.

Lembaga survey Celebes Research Center merilis, dari 53 persen suara masuk kolom kosong unggul dengan presentase suara 53,31 persen sedangkan pasang calon nomor urut 1 tertinggal di posisi 46,69 persen.

Sementara itu, pasangan calon yang didiskualifikasi KPU, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang kembali menjabat Wali Kota Makassar bersyukur sebab kesempatan untuk kembali bertarung di kontestasi pilkada Makassar kembali terbuka jika 50 persen lebih warga kota Makassar tidak menginginkan paslon nomor 1 menjadi Wali Kota Makassar.

Begitu mengetahui hasil quick count di berbagai lembaga survey tersebut, dari kediamanya di Jalan Amirullah, Danny melakukan sujud syukur bersama para simpatisannya.

“Kita harus sama-sama menyelamatkan demokrasi. Alhamdulillah sejumlah quick count, baik CRC maupun TV nasional, telah menyatakan suara kolom kosong 53 persen. Di real count internal juga 53 persen. Artinya, insya Allah kolom kosong akan memenangkan Pilkada Makassar,” kata Danny.

Danny juga melakukan perhitungan suara secara real count. Menurut perhitungannya, di seluruh TPS di Kota Makassar telah menyatakan kotak kosong menang.

“Kota Makassar cetak sejarah baru di Indonesia calon tunggal kalah dari kotak kosong. Untuk skala kabupaten, pernah ada kotak kosong kalahkan calon tunggal di Maluku,” pungkasnya.(sms/fjr/pojoksatu/hg)