PLN Harus Seleksi Ketat Penerima Subsidi 

×

PLN Harus Seleksi Ketat Penerima Subsidi 

Share this article
Suasana rapat kerja Komisi ll dengan PLN dan instansi terkait, tentang pemasangan aliran listrik bersubsidi. Kemarin. (Foto :Deice Pomalingo/HARGO)
Suasana rapat kerja Komisi ll dengan PLN dan instansi terkait, tentang pemasangan aliran listrik bersubsidi. Kemarin. (Foto :Deice Pomalingo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Kabupaten Gorontalo meminta kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menyeleksi dengan ketat siapa-siapa saja penerima subsidi. Ini terkait pengalihan daya 450 watt (bersubsidi) ke 900 watt.

Penegasan ini disampaikan Anggota Komisi II  DPRD Kabupaten Gorontalo, Yusri Salam, dalam rapat kerja dengan PLN Gorontalo di Ruang Dulohupa.

Yusri Salam mengatakan, seperti diketahui saat ini PLN berencana akan melakukan pengalihan daya 450 watt yang bersubsidi ke 900 watt. Tetapi saat ini pihak PLN masih menunggu regulasi dari PLN pusat. 

“Nanti akan dilihat dari data DTKS, bahwa yang tersubsidi ini adalah orang-orang miskin (tidak mampu), jangan sampai orang yang sudah mampu tetapi menggunakan daya bersubsidi 450 watt dan itu yang kita tidak ingin terjadi,” jelas Aleg Demokrat ini.

Lanjut katanya, pemasangan yang sudah sesuai dengan SOP akan dipasang daya 900 watt dan 1.200 watt, sehingga DPRD meminta agar PLN benar-benar menyeleksi bahwa masyarakat yang mendapatkan subsidi agar tidak disalahgunakan. Selain itu, pendalaman juga akan dilakukan Komisi II terhadap Dinas Pendapatan yang nanti akan dibahas kembali secara intens dengan pihak PLN di pertemuan mendatang. 

Sementara itu Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Gorontalo, Ali Polapa mengatakan RDP bertujuan untuk menggali sejauh mana kebijakan perusahaan itu dalam penerapan jasa listrik bersubsidi di masyarakat khususnya bagi mereka warga kurang mampu. 

“Disini kami mengkaji sejauh mana hal itu dilaksanakan, apalagi ada pengalihan daya. daya yang tadinya 450 watt bersubsidi sekarang akan dialihkan ke 900 watt,” ujarnya.

Ali Polapa berharap, apa yang menjadi keinginan dari komisi ll ini benar-benar ditindaklanjuti oleh PLN, dengan benar-benar memeriksa secara detail siapa saja warga miskin yang memang benar-benar berhak mendapatkan subsidi. 

“Harus diverifikasi betul siapa yang wajib mendapatkan subsidi dan mana yang tidak, semoga jangan ada lagi keluhan yang masuk ke DPR tentang hal itu,” tandas Ali Polapa. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo