Hargo.co.id GORONTALO – Secara geografis, Gorontalo adalah salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Tengah. Tak heran, Gorontalo dikhawatirkan menjadi lokasi pelarian para anggota teroris jaringan santoso, yang sejauh ini diduga kuat masih berada di dalam hutan Sulawesi Tengah.
Untuk mengantisipasi hal ini, Polda Gorontalo dalam waktu dekat akan menggelar Operasi penanggulangan teroris yang diberi nama Operasi Aman Nusa III.
Saat ini, operasi yang akan melibatkan ratusan personil anggota Polri yang ada di wilayah Gorontalo itu, mulai memasuki tahapan pra operasi. Dimana para anggota yang akan masuk dalam bagian OPS Aman Nusa III, dibekali dengan pengetahuannya untuk mendeteksi dini keberadaan teroris di lingkungannya.
Dalam pembukaan PraOPS Aman Nusa III, Irwasda Polda Gorontalo Kombes Pol Agus Supriyanto, SIK mengatakan, kegiatan ini merupakan satu tahapan dari proses manajerial yang harus dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi dan cara bertindak, serta untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme dari seluruh personil yang terlibat dalam operasi ini. Sehingga diharapkan dalam penugasan dilapangan nanti para personil yang ditunjuk benar-benar mengerti dan memahami tugas dan tanggung jawabnya.
“Di Indonesia, terorisme juga sudah menunjukan aksi-aksi terornya sebagai bagian dari eksistensi keberadaannya serta memperbesar kelompoknya baik yang dilakukan secara berkelompok hingga perorangan, seperti yang terjadi di daerah Poso, Sulawesi Tengah dimana daerah tersebut dijadikan sebagai basis pelatihan dan tempat untuk memperbesar jaringan oleh kelompok teroris mujahidin Indonesia timur dibawah pimpinan Santoso alias Abu Wardah, yang dalam perjalanannya beberapa simpatisan dan pengikutnya telah tertangkap dan sebagian tertembak mati termasuk Santoso pada pelaksanaan Operasi Kepolisian Tinombala, namun saat ini masih ada beberapa anggota kelompoknya yang belum tertangkap, sehingga saat ini Polri memperpanjang masa operasi Tinombala untuk terus mengejar sisa DPO yang merupakan anggota kelompok Santoso tersebut,” tegasnya.
Olehnya, Kombes Agus mengatakan, untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya aksi terorisme di wilayah Provinsi Gorontalo, Polda Gorontalo akan menggelar operasi Kontijensi Aman Nusa III-2017.
“Adapun tujuan dari pelaksanaan Lat Pra Ops ini adalah agar para peserta memiliki pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pelaksanaan operasi, mengetahui dan menyamakan presepsi terhadap pola piker dan pola tindak, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan para peserta maupun keterpaduan antar fungsi yang terlibat dalam pelaksanaan operasiâ€, tambahnya.
Selanjutnya, Kombes Agus juga mengatakan, kedepan para peserta akan mengikuti rangkaian latihan penanggulangan teroris. (tr-45/hg)
