BULANGO, Hargo.co.id – Tikungan Tajam Di Desa Langge (Arah Pemandian Miranti,red) Kecamatan Bulango Kabupaten Bone Bolango untuk kesekian kalinnya kembali menelan korban jiwa.
Kali ini pria paro baya yang diketahui bernama Abdullah Ibrahim, (50) ditemukan tergelatak tak bernyawa bersama sepeda motor yang dikendarainnya.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, bermula sekitar pukul 06.00 Wita Pagi kemarin, Karmila, warga Desa Langge dam merupakan saksi hendak berangkat ke sungai untuk mandi.
Saat menuruni tebing di tepi jalur, Karmila terkejut ketika melihat sosok tubuh tergeletak bersimbah darah di bagian wajah. Ketika Karmila mendekati sosok tersebut, dirinya nyaris Shock saat mendekati sosok yang diduga sudah tidak bernyawa itu ternyata dikenalinya sebagai Abdullah Ibahim warga Desa Dunggala Kecamatan Tapa.
Karmila lantas berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Hal ini membuat para warga berdatangan dan mengerumuni jenazah Abdullah yang sudah terbujur kaku di semak-semak.
Saat ditemukan, Abdullah diduga telah tewas akibat luka benturan benda keras di kepalanya. Sementara disamping jenazahnya terdapat sepeda motor jenis Suzuki Nex bernomor Polisi DM 4024 EE. Kuat Dugaan Abdullah Ibrahim mengalami kecelakaan sepeda motor pada Senin malam (2/1).
Warga setempat selanjutnya dengan bantuan aparat Polres Bone Bolango langsung mengevakuasi jenazah Abdullah Ibrahim berikut sepeda motor miliknya.
Jenazah Abdullah sempat dibawa ke RS Toto Kecamatan Kabila, sementara sepeda motor yang diduga telah membawanya pada kecelakaan maut itu langsung diamankan ke Mapolres Bone Bolango sebagai barang bukti.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Bone Bolango AKBP Wahyu Tri Cahyono melalui Kasat Lantas AKP.Ismet Yusuf, menuturkan, kejadian tersebut kini sudah ditangani oleh pihaknya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti korban guna pendalaman kasus ini apakah murni Lakalantas atau ada unsur lain yang menyebabkan korban meninggal dunia,”tandas Ismet Yusuf singkat.(tr-54/hargo)
