Pria Mabuk VS Anggota Brimob, dan Pemabuk Pun..

×

Pria Mabuk VS Anggota Brimob, dan Pemabuk Pun..

Share this article
Ilustrasi

Hargo.co.id Gorontalo – Entah apa yang ada di benak IA (26) alias Bei, warga Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat yang hendak menghadang Yunus Meradji seorang anggota Brimob Gorontalo saat mengendarai mobil.

Tak hanya itu, Bei pun sempat mengancam Yunus dan mengeluarkan sebilah parang. Akibat perbuatannya itu, Bei kini harus berhadapan dengan hukum.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, peristiwa ini terjadi pada Rabu (5/7) pukul 21.30 wita. Saat itu Yunus bersama istri dan anaknya hendak pulang ke rumah mereka yang berada di Desa Pone dengan mengendarai mobil terios putih, DM 1479 AG. Saat melintasi jalan AKA Luneto, Desa Pone, Yunus melihat seorang pria berdiri ditengah jalan.

Pria yang bernama Bei itu ditengarai sudah dalam kondisi mabuk. Saat mobil Yunus sudah semakin mendekat, Bei tidak sedikitpun beranjak dan malah menghadang jalan mobil.

 Yunus pun langsung menginjak rem, dan saat mobilnya berhenti seketika Bei melancarkan sebuah pukulan namun berhasil ditangkis Yunus yang refleks membalas pukulan tersebut dari dalam mobil.

Bei yang sudah dipengaruhi minuman keras itu langsung pergi dan mengancam Yunus. “Pas saya turun, dia (Bei, red) langsung pergi dan mengatakan, tunggu ee tunggu !,” ujar Yunus saat menceritakan kembali kejadian tersebut.

Saat kembali, Bei sudah menggenggam sebilah parang sembari mengancungkan parang itu ke arah Yunus. Para warga pun sontak berkumpul untuk mengamankan situasi dengan melerai keduanya.

Akan tetapi Bei tetap saja mengeluarkan kata dengan nada mengancam. “Biarleh Brimob kita nya tako,” kata Yunus mengulang kembali perkataan Bei pada malam itu.

Melihat kondisi yang sudah begitu ramai, Bei memilih untuk melarikan diri lewat belakang rumah warga hingga ke areal persawahan. Sementara Yunus melaporkan kejadian ini ke Polres Gorontalo. Dan pada pukul 10.00 wita kemarin, Bei berhasil dibekuk dalam pencarian.

Kapolres Gorontalo, AKBP Purwanto, SIK, Saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan tergadap kasus ini. “Pelakunya saat ini sudah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (tr-55/hg)