Hargo.co.id, GORONTALO – Gara-gara Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih minim, memantik reaksi Komisi III DPRD Gorontalo Utara (Gorut). Tak pelak lagi, Komisi III lantas mengundang mitra kerja pada Senin (21/02/2022) guna membahas masalah ini.
Mitra kerja yang hadir yakni Badan Keuangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan. Menurut Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Aryati Polapa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diundang tersebut yang memiliki potensi PAD.
“Jadi mereka kami undang untuk duduk bersama dalam rapat terkait dengan peningkatan PAD, maka yang menjadi OPD mitra yang mempunyai potensi,” kata Aryati Polapa.
Lebih lanjut dikatakan oleh Aryati Polapa, yang melatarbelakangi pelaksana rapat tersebut diantaranya ada laporan masyarakat terkait dengan minimnya PAD yang ada di daerah ini.

“Iya, kita dapat laporan dari masyarakat terkait dengan PAD, dan selain itu juga, memang dari laporan keuangan yang sempat kami ketahui, bahwa PAD masih minim dan belum dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi daerah, seperti berwisata,” kata Aryati Polapa.
Disamping itu juga ada penjelasan yang disampaikan oleh pihak Dinas Pariwisata bahwa untuk kategori wisata di Gorontalo Utara ada 3 yakni objek wisata yang sudah ada izin namun tidak memberikan kontribusi PAD. Kemudian yang kedua objek wisata yang telah berizin dan telah memberikan PAD dan yang ketiga yang belum ada izin dan tidak ada PAD.
Terhadap hal tersebut Aryati Polapa menegaskan bahwa itu merupakan tugas OPD terkait untuk dapat memaksimalkan PAD melalui objek wisata yang ada.
“Karena hal itu juga merupakan alat ukur terhadap kinerja baik dari dinas maupun secara perorangan apalagi bagi kepala OPD,” tandasnya. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
