Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rapat Bersama Bupati dan Walikota, Ini yang Ditekankan Gubernur Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 22 Februari 2022 | 16:05 Tag: , , , ,
  Suasana Rapat Forkopimda yang dipimpin Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan diikuti oleh bupati dan walikota secara virtual, di Rujab Gubernur, Senin (21/02/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna untuk menghindari pengulangan vaksinasi kembali, jika vaksin dosis I telah lewat enam bulan, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menekankan kepada Bupati/Walikota dan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi serta Kabupaten/Kota, untuk memperhatikan jarak vaksinasi dosis I ke dosis II. 

“Peringatan dari Kemenkes dan pemerintah pusat itu dari dosis I ke dosis II tidak bisa lewat dari enam bulan. Kalau sudah lewat enam bulan, harus diulang lagi dari awal. Dengan kata lain, kelompok tersebut menjadi sasaran drop out vaksinasi Covid-19. Saya minta Bupati/Walikota tolong perhatikan ini,”kata Rusli Habibie saat memimpin Rapat Forkopimda diperluas Senin (21/02/2022). 

Untuk itu Gubernur Gorontalo dua periode ini meminta,  seluruh Bupati/Walikota dan Satgas Covid-19 di tiap – tiap Kabupaten/Kota agar memperhatikan jarak pemberian vaksin. Contohnya jika saat ini di Kota Gorontalo vaksinasi dosis I sudah mencapai 100 persen,  maka harus dipantau untuk pemberian dosis II. 

“Contohnya di Kota Gorontalo sudah 100 persen vaksin dosis I, tapi didalamnya yang 50 persen itu sudah lewat masa enam bulan belum divaksin dosis II, nah sesuai aturan yang baru, mereka ini harus diulang lagi. Coba bayangkan ini akan jadi sia – sia. Semua yang kita kerjakan, bantuan dari TNI/Polri, dari seluruh masyarakat, stakeholder, waktu habis, anggaran habis, semua sia – sia,”tegas Rusli Habibie. 

Selain itu Rusli Habibie juga menargetkan akhir Maret nanti, Provinsi Gorontalo untuk vaksinasi dosis I harus sudah bisa capai 100 persen dan dosis II 80 persen. Sementara dosis III atau booster ditargetkan 60 persen. Sementara untuk lansia dan anak -anak minimal 70 persen. 

“Jadi perhatikan ini dan tolong, sekali lagi tolong, sosialisasikan kepada masyarakat di mana pun berada, kalau sudah tiba waktunya vaksin kedua segera lakukan di mana saja. Cari saja tempat pelaksanaan vaksin, datang kesitu akan dilayani. Saya juga pastikan bahwa sekarang stok vaksin semua jenis ada, silahkan minta di Dikes Provinsi Gorontalo apa saja jenis vaksinnya tersedia,”tutur Rusli Habibie. 

Sebagai informasi, sesuai data yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, update vaksinasi Covid-19 hingga 20 Februari 2022 di Provinsi Gorontalo untuk dosis I mencapai 87,64 persen dan Dosis II mencapai 56,40 persen. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 87 times, 1 visits today)

Komentar