Hargo.co.id TABONGO – Musim tanam gaduh tahun ini diprediksi produksinya meningkat, bahkan bisa melebihi musim tanam rendeng. Curah hujan yang relatif normal, merata dan masih berlangsung hingga kini dinilai banyak menyumbang perbaikan produksi pertanian khususnya tanaman padi sawah dihampir seluruh wilayah Gorontalo.
Di Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, misalnya, luasan tanaman padi sawah sejauh ini lebih dari cukup untuk ukuran musim tanam gaduh. Bahkan, diperkirakan bulan Agustus ini sudah mulai masuk musim panen.
Kepala Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Tabongo, Anton Nurkamideng, mengungkapkan, musim hujan yang relatif normal membuat tanaman pertanian baik padi sawah maupun jagung di Tabongo pertumbuhannya cukup baik.
“Bulan Agustus ini bahkan sudah akan ada yang panen, khususnya padi sawah,” kata Anton, kemarin. Anton menambahkan, jika melihat kondisi curah hujan ditambah luasan lahan olahan yang ada saat ini produksi padi sawah akan meningkat.
Utamanya dibandingkan musim tanam sebelumnya. Anton pun berharap, sampai panen nanti tidak ada gangguan hama yang dapat menggagalkan hasil panen petani. Sekaligus, bisa membuka asa baru petani setelah hasil panen pada musim sebelumnya produksinya seret.
“Catatan kita, ada tiga kali musim tanam hasil panen petani kurang produktif menyusul kemarau panjang yang terjadi. Musim tanam gaduh ini diharapkan bisa menjadi penyemangat baru, apalagi harga beras relatif mahal,” tandas Anton.(dix/hargo)
