Proyek Jalan Tani, Warga Kayudundu Tak Puas

×

Proyek Jalan Tani, Warga Kayudundu Tak Puas

Sebarkan artikel ini
Menunjuk - Tokoh masyarakat sekitar menunjuk akses jalan pertanian yang baru saja selesai dikerjakan.(Foto Istimewa)

KAYUDUNDU, Hargo.co.id – Kondisi akses jalan Tani sepanjang 1,4 Kilometer di Desa Kayudundu, Kecamatan Bulawa, Bone Bolango (Bonbol) dari program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) disorot warga.

Pasalnya, warga tidak puas dengan hasil pekerjaan yang dibiayai dengan APBN 2016 itu. Padahal, warga setempat sudah lama menantikan pembangunan akses jalan tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, Happy Husin, mengatakan bahwa jalan yang berbanderol Rp 954 Juta tersebut tidak sesuai harapan. Menurutnya, mereka merasakan permukaan jalan aspal siram yang hanya dilapisi pasir itu tidak padat. Mereka khawatir, jalan tersebut akan hancur jika mengalir air dari gunung dan perbukitan.

Jelas warga mengaku kecewa. Karena, selain sudah menunggu lama, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses untuk mengangkut hasil pertanian.

“Sedangkan cuma mo sentuh dengan jari saja pak, mudah terbongkar apalagi kalau kendaraan berat pasti cepat rusak. Padahal biayanya besar dari APBN lagi. Kami masyarakat sekitar sering kali tegur pelaksana, pengawas dan konsultannya tapi sama saja tidak digubris. Sama saja kami juga yang rasakan cepat rusaknya jalan nanti. Makanya, kami berharap segera ditindaklanjuti dengan bagus cuma itu saja tidak ada kepentingan lain,” harap Happy Husin.

Sementara itu, mewakili pihak pekerja, Nurhadi Pakaya, mengaku terkejut. Sebab, menurut mereka, selama ini pekerjaan sudah berjalan sesuai kontrak, bahkan mereka memastikan hasil pekerjaan sudah diaudit dari BPKP pusat bersama Direktur PISEW, sehingga hasilnya pun tidak ada permasalahan.

“Pekerjaan sudah PHO, masyarakat seharusnya bersyukur tidak ada masalah itu semua, terus yang tidak sesuai dimana ? Silahkan saja yang pasti ada kemungkinan ada pihak yang tidak senang apalagi dari awal ada orang yang minta diikutsertakan tapi saya tidak kasih karena saya mau cari orang kerja dengan kualitasnya,” tegas Nurhadi saat dihubungi Via telepon.(TR-49/hargo)