Kamis, 6 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PT GSM Tambah Kapasitas Listrik Sebesar 35 MVA 

Oleh Admin Hargo , dalam Ekonomi , pada Senin, 8 Agustus 2022 | 20:05 Tag:
  Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur PT PLN Adi Priyanto dan mewakili Direktur Utama PT GSM, Boyke P. Abidin

Hargo.co.id, JAKARTA – PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) menambah kapasitas listriknya sebesar 35 MVA. Ini menyusul dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero yang berlangsung di Jakarta, Senin (8/8/2022). 

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur PT PLN Adi Priyanto dan mewakili Direktur Utama PT GSM, Boyke P. Abidin. 

Boyke menjelaskan bahwa tambahan daya ini akan dipakai untuk mendukung kebutuhan pengolahan emas di tambang yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

PT GSM adalah bagian dari Pani Gold Project (PGP – Proyek Emas Pani), bersama dengan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dan PT Pani Bersama Tambang (PBT). Adapun pengelolaan PGP berada di bawah PT Merdeka Copper Gold (Tbk) selaku perusahaan induk.    

“Saat ini, Proyek Emas Pani sudah berada dalam tahap akhir eksplorasi. Setelahnya,  proyek akan akan segera memasuki tahap konstruksi, dimulai dengan pembangunan jalan bypass sepanjang 8,9 kilometer yang menghubungkan Trans Sulawesi dan jalan  menuju lokasi tambang di Desa Hulawa, di kaki Gunung Pani,” jelasnya.

Proses pembebasan tanah untuk keperluan pembangunan jalan bypass kata Boyke sedang berjalan. Berkat dukungan masyarakat pemilik lahan, KUD Dharma Tani, dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, proses pembebasan berjalan lancar.

Makin berderapnya Proyek Emas Pani adalah kabar baik bagi Kabupaten Pohuwato sebagai wilayah operasi tambang. Rekam jejak Grup Merdeka yang mengedepankan good mining practices melalui operasi tambang di Banyuwangi maupun Wetar membuktikan bahwa pertambangan yang bertanggung jawab dapat berjalan beriringan dengan manfaat ekonomi, sosial dan budaya yang diterima masyarakat, sekaligus pelestarian lingkungan.

“Dengan meningkatnya aktivitas perusahaan, kebutuhan belanja barang dan jasa di pasar lokal pun akan bertambah. Bertambahnya belanja secara signifikan akan meningkatkan perputaran uang yang pada gilirannya mendongkrak multiplier effect keberadaan perusahaan,” ujarnya.

Keberadaan PETS, GSM dan PBT akan menumbuhkan industri lain di wilayah Pohuwato. Bertumbuhnya industri-industri tersebut sudah tentu akan memberikan kesempatan terserapnya tenaga kerja baru. Merdeka Group sangat berharap bahwa dengan tumbuhnya sektor-sektor penghidupan di luar sektor tambang, masyarakat punya makin banyak pilihan meningkatkan taraf hidup mereka. 

“PGP menargetkan target produksi emas bisa tercapai pada semester pertama 2025.  Penambahan daya listrik untuk kebutuhan operasi adalah salah satu langkah penting demi meraih target ini,” pungkasnya. (***)

 

Penulis: Ryan Lagili

(Visited 72 times, 1 visits today)

Komentar