Puluhan Penambang Terkubur Hidup-hidup, Mau Tahu di Mana?

×

Puluhan Penambang Terkubur Hidup-hidup, Mau Tahu di Mana?

Share this article
Warga bersama tim SAR berusaha menyelamatkan para penambang emas di kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) Blok Bakan, Bolaang Mongondow yang tertimbun longsor, Rabu (27/02/2019). (Foto Harian Bomlong Raya)

Tercium juga bau zat asam yang menyengat. Terlihat ada tiga lubang kecil yang diketahui merupakan akses penambang untuk masuk lebih dalam di paling bawah. Diperoleh informasi, para penambang yang masih tertimbun berada di tiga lubang tersebut.

Kira-kira 10 menit berada di dalam goa, wartawan ini kemudian kembali ke luar rumah. Di dalam goa itu, ada sekira 10 orang relawan masyarakat penambang yang berupaya mengevakuasi para penambang yang masih terjebak di dalam.

Menurut salah satu warga yakni Koni (20) yang ada didalam lubang tersebut, beberapa mayat korban memang terlihat namun tidak bisa ditarik keluar karena dalam posisi terjepit oleh bebatuan.

“Tidak bisa ditarik keluar karena terjepit. Kondisinya sudah meninggal,” ujarnya kepada Harian BMR.

Ia pun mengatakan, dari sela-sela longsor terdengar suara dari korban yang diduga masih hidup dan meminta pertolongan.

“Suara mereka masih bisa kami dengar meminta pertolongan. Kami juga masih berusaha untuk mengeluarkan korban lain,” tuturnya.

Dari informasi beberapa warga untuk jumlah korban yang tertimbun berbeda-beda, mulai dari 30 hingga 100 orang yang katanya terjebak didalam lubang. Kebanyakan dari para korban adalah para pengangkut material atau biasa disebut “kijang”.

“Kebanyakan mereka yang ada disana kijang, yang mengangkut material keluar dari lubang tambang,” ujar Maman salah satu warga yang ada di lokasi.

Ia pun menggambarkan lokasi didalam lubang tersebut. Menurutnya, lokasi yang longsor dan tertimbunnya para penambang berada tepat di bawah lahan PT JRBM.

“Itu dibawah tanah dari JRBM. Lubang masuknya memang kecil, tapi saat berada di dalam sangat luas seperti ruangan bawah tanah yang besar bahkan ratusan orang mampu tertampung didalam,” jelasnya.