Rachmad Gobel Akan Jadikan Agrobisnis Katalis Percepatan Pembangunan dan Tingkatkan Pendapatan Petani Gorontalo

×

Rachmad Gobel Akan Jadikan Agrobisnis Katalis Percepatan Pembangunan dan Tingkatkan Pendapatan Petani Gorontalo

Share this article
Berdiskusi dengan masyarakat adalah gaya Rachmad Gobel guna mencari tahu kondisi pertanian di Gorontalo. Ini seperti yang dilihat pada gambar di atas. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tokoh masyarakat Gorontalo Rachmad Gobel, akan mendorong percepatan pembangunan di Gorontalo. Salah satu caranya adalah dengan membuat argobisnis di Gorontalo.

Menurut Rachmad, Gorontalo memiliki banyak potensi yang bisa digali untuk menjadi provinsi yang lebih baik. Potensi tersebut antara lain pertanian, perkebunan dan peternakan.

“Kekuatan kita di sini (Gorontalo) adalah pertanian, perkebunan dan peternakan. Kita harus bangun dengan cepat Gorontalo ini,” ujar Rachmad, Jumat (7/3/2019).

“Ini untuk memenuhi kebutuhan kota, kabupaten, provinsi dan kalau bisa memenuhi nasional,” lanjutnya.

Karena itu, Rachmad menilai bila agro bisnis akan sangat berguna di Gorontalo. Hal ini untuk meningkatkan hasil produksi dan pendapatan petani dan peternak.

“Akan saya buat agro bisnis agar produksi dan pendapatan petani dan peternak dapat meningkat,” tegasnya.

Tak hanya itu, Rachmad juga mengatakan bila dirinya akan mengusahakan adanya perubahan yang cepat di Gorontalo. Bahkan dirinya menegaskan hal tersebut tidak hanya sekedar janji politik belaka.

“Dalam 5 tahun harus ada perubahan di Gorontalo. Saya akan buktikan (adanya perubahan itu) dalam 5 tahun, saya tidak hanya janji-janji,” tuturnya.

Dirinya pun menyayangkan wakil rakyat asal Gorontalo saat ini yang dianggapnya hanya mengobral janji saat kampanye, namun hasilnya nihil saat menjabat. Sebab dari data yang dimiliki oleh Rachmad,  selama 18 tahun Gorontalo menjadi salah satu dari 5 provinsi termiskin di Indonesia.

“Saya sudah lihat selama 18 tahun pembangunan ini, berdasarkan survei, Gorontalo masuk 5 besar provinsi termiskin di Indonesia. Harusnya kita lebih baik,” ucap mantan Utusan Khusus Presiden untuk Jepang itu.

“Banyak yang sekarang cuma janji saja, tapi saya akan buktikan dengan kerja saya. Ini kan pertama kali saya, beri kesempatan pada saya untuk buktikan kerja saya,” pungkasnya. (adv)