Hargo.co.id, GORONTALO – Tokoh masyarakat Gorontalo Rachmad Gobel, mengatakan bila peningkatan produktivitas dan efisiensi merupakan kunci dari pengentasan kemiskinan di Gorontalo. Menurut Rachmad bila kedua hal tersebut bisa diwujudkan, maka kemiskinan bisa dengan cepat diselesaikan.
“Bagaimana kita meningkatkan produktifitas. Intinya meningkatkan produktifitas. Yang sudah ada kita naikan, efisiensi juga kita naikan. Itu sudah bisa menyelesaikan masalah, belum dengan teknologi,” kata Rachmad, Selasa (26/2/2019).
“Jadi inti dari pengentasan kemiskinan di Gorotanlo adalah peningkatan produktivitas dan efisiensi,” lanjutnya.
Salah satu sektor yang akan diupayakan peningkatan produktivitas dan efisiensinya adalah pertanian. Karena itu, Rachmad akan mengupayakan optimalisasi 100 ribu hektare lahan pertanian.
Mantan Menteri Perdagangan era Kabinet Kerja itu berharap bila 1 hektare saja dikelola oleh 1 orang dan dirinya tinggal bersama seorang istri dan 1 anak, maka kemiskinan di Gorontalo bisa diselesaikan.
Karena, dengan cara bertani lewat agro tani yang diajarkan Rachmad lewat Raja Tani, 1 hektare itu akan memiliki 3 hasil 3 kali lipat lebih banyak dari cara bertani konvensional.
“Dengan 100 ribu hektare saja bisa menambah 3 kali lipat nilai tambah. 1 hektare kalau dipegang oleh 1 orang saja dan dia hidup dengan 3 orang, suami, istri dan 1 anak, itu sudah menyelesaikan masalah,” tuturnya.
“Jadi masalah kemiskinan bisa diselesaikan dan diatasi sebenarnya. Asal kita melakukannya dengan baik dan perencanaan yang tepat,” lanjutnya.
Selain pertanian, Rachmad juga ingin sektor perkebunan dan kelautan bisa digarap dengan baik untuk dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi. Diharapkan, bila 3 sektor tersebut berjalan dengan baik, sektor pariwisata juga bisa berkembang.
“Bila pertanian, perkebunan, kelautan bisa kita bangun, ini bisa mendorong pariwisata juga. untuk mengurangi kemiskinan,” pungkasnya. (adv)
