Sabtu, 27 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Razia Pekat Belum Tuntas, Ini Dilakukan Petugas

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 13 Juli 2018 | 08:00 AM Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Pasca lebaran, polisi rupanya belum berhenti menggelar razia penyakit masyarakat. Hingga pada Kamis (12/7) dini hari, polisi melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam, bahkan kendaraan bermotor yang tidak memiliki kelengkapan dokumen hingga balapan liar.

Pantauan Hargo.co.id (Gorontalo Post Grup), pelaksanaan operasi penyakit masyarakat dilaksanakan pertama kali di sejumlah tempat hiburan malam, baik itu tempat karaoke hingga sejumlah penginapan di Kota Gorontalo.

Puluhan personel Polri diturunkan dibantu TNI dan Satpol PP. Kurang lebih tiga jam melakukan razia penyakit masyarakat ini, polisi belum menemukan warga yang terlibat tindak kriminalitas. Hanya saja ada dua perempuan yang diamankan karena tidak bisa menunjukkan dokumen kependudukan.

Tak hanya berhenti sampai disitu saja, sejumlah kendaraan bermotor pun turut jadi incaran. Para pengemudi yang tidak mentaati atau mematuhi atauran lalu lintas, langsung ditilang dan dibawa ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gorontalo Kota.

Kabag Ops Polres Gorontalo Kota, Kompol Pietmon Tamalawe menjelaskan, sedikitnya 30 kendaraan yang berhasil dirazia. Rata-rata pengendara yang ditindak tersebut banyak yang melanggar aturan lalu lintas, mulai dari tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak membawa STNK, tidak mempergunakan helm dan lain sebagainya.

“Operasi seperti ini nantinya akan rutin kami laksanakan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Gorontalo pada khususnya dan masyarakat Gorontalo pada umumnya. Kami pun berharap dukungan dan bantuan dari seluruh elemen masyarakat untuk bisa bersama-sama menjaga Kamtibmas,” pungkasnya.(kif/gp/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar