Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Roem Kono Soroti Bandara Djalaludin

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 25 Juni 2016 | 14:14 PM Tag:
  

Hargo.co.id GORONTALO – Gedung terminal bandara Djalaludin Gorontalo resmi beroperasi pada 10 Juni 2016 lalu, berdiri megah dan mewah. Bahkan menjadi kebanggaan Gorontalo. Namun tetap saja mendapat sorotan.

Anggota Komisi V DPRRI Roem Kono dibuat kecewa dengan kondisi bandara yang diresmikan pada 1 Mei 2016 oleh Menteri Perhubungan Ignasius Djonan itu. Ia menyebut, kondisi bandara masih semraut. “Saya bangga bisa menikmati, turun di bandara yang bagus, mewah, dan besar.

Ini kebanggaan kita bersama. Tapi saya khawatir apakah maintanance (perawatan) bisa terjamin atau tidak,”kata Roem Kono, saat tiba dari Jakarta dengan pesawat Garuda Indonesia, (25/6) kemarin.

Kader Golkar yang ikut memperjuangkan pembangunan gedung terminal bandara itu menambahkan, penilaianya dengan kondisi bandara itu, ditemuinya saat pertama masuk ke ruang kedatangan.

Bagitu turun dari peswat, ia tak melalui gharbarata termasuk penumpang lainya, padahal belalai gajah itu sudah tersedia. Ia juga disambut dengan listrik bandara yang padam, ternasuk melihat kebersihan tidak terjaga, lantai di kawasan bandara kotor, begitu pun toilet masih kurang bersih, bahkan ia menyaksikan orang-orang keluar masuk di gate kedatangan.

Padahal harusnya hanya penumpang yang bisa keluar dari pintu kedatangan itu. “Orang-orang datang ke sini, lihat airport langsung berubah pikiran. Gorontalo luar biasa. Tapi lihat semraut, kebersihan tidak terjamin, toilet tidak bersih, maka itu jadi kesan yang tidak baik bagi Gorontalo,”ujarnya.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3 4


Komentar