Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Roni Imran Pesimis Kursi Wakil Bupati Akan terisi 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Jumat, 27 Mei 2022 | 00:05 Tag: , , ,
  Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Roni Imran merasa pesimis jika kursi wakil bupati akan terisi. Alasannya, waktu yang tak memungkinkan, apalagi status bupati hingga saat ini belum definitif.   

“Jika hal tersebut ditanyakan ke saya, maka jawabannya yakni saya pesimis. Pesimis jika kursi wakil bupati akan terisi. Alasannya waktu yang tak memungkinkan,” kata Roni Imran saat diminta tanggapan tentang pengisian kursi wakil bupati. 

Alasannya, hingga saat ini belum ada kepastian kapan bupati Gorontalo Utara didefinitifkan. Menurutnya, pengisian kursi wakil bupati boleh dilakukan ketika bupati sudah definitif. Sementara untuk pengisian kursi wakil bupati, ada regulasi yang mengaturnya terutama persoalan waktu yakni 18 bulan dihitung sejak akhir masa jabatan ditarik mundur.

“Artinya, begitu wakil bupati dilantik jadi bupati, saat itulah kursi wakil bupati dinyatakan kosong. Itu dihitung 18 bulan itu dari akhir, bukan dari 6 Desember 2023. Dihitung 18 bulan mundur sampai dengan 6 Juni 2022. Sementara prosesnya masih di kementrian untuk SK pengusulannya, sehingga harapan kita untuk mengisi kursi wakil bupati itu sangat kecil kemungkinan,” tegasnya.

Lanjut katanya, untuk pengisian wakil bupati, DPRD mendorong hal ini untuk dapat diisi dengan pertimbangan dalam rangka memaksimalkan tugas-tugas bupati. 

“DPRD mendorong itu segera terisi. Tujuannya untuk memaksimalkan tugas-tugas bupati, apalagi wakil bupati saat ini mempunyai strategi untuk pencapaian visi misinya,” kata Roni Imran.

Menurut Roni Imran, wakil bupati saat ini selaku pelaksana tugas bupati tentunya membutuhkan pendamping terutama dalam memberikan saran dan pertimbangan. Oleh karena itu, perlu pengisian kursi wakil bupati agar dapat membantu terutama untuk memberikan saran-saran pertimbangan.

“Fungsi wakil bupati juga kan sangat besar. Makanya kita masih berharap bahwa ini bisa terisi. Tapi saya pesimis itu dapat terisi karena waktu yang sangat mepet,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 26 times, 1 visits today)

Komentar