GORONTALO, Hargo.co.id – Gerbong mutasi di lingkungan Pemprov Gorontalo bergerak. Kali ini dilakukan besar-besaran. Jumlahnya mencapai ratusan, terdiri dari eselon III dan eselon IV. Mutasi kali ini merupakan yang ketiga digelar Gubernur Rusli Habibie dalam periode ke dua pemerintahannya bersama wakil Gubernur Idris Rahim.
Pertama dan kedua, Rusli melantik pejabat eselon II atau kepala dinas/badan di lingkungan Pemprov Gorontalo. Sebelum melakukan mutasi massal, Kamis (1/2) kemarin, Rusli Habibie terlebih dahulu melakukan pembinaan dan perkenalan dengan para pejabat pada Selasa (30/1) lalu.
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ternyata tak butuh waktu lama untuk mengenal kapasitas setiap pejabat. Dibantu tim badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Bapperjakat), Gubernur Rusli Habibie merotasi 352 pejabat Pemprov.
Terdiri dari 97 pejabat administrator (eselon III, – lihat grafis) dan 255 pejabat pengawas (eselon IV). Pelantikan para pejabat ini berlangsung di gedung Belle Li Mbui, Kota Gorontalo, Kamis (1/2) petang.
Pelaksanaan pelantikan yang semula diagendakan pukul 14.00 wita itu, molor. Dan baru bisa terlaksana sekira pukul 17.30 wita. Hal tersebut dipicu undangan pelantikan yang terlambat disebar ke pejabat yang akan dilantik.
Sejak pagi kemarin, informasi pelantikan memang sudah menyebar dari mulut ke mulut para aparatur. Spekulasi tentang jabatan pun beredar jelang pelantikan. Situasi harap-harap cemas (H2C) sangat nampak dikalangan pejabat, terlebih bagi mereka yang tidak mendapatkan undangan pelantikan hingga sore.
“Yang tidak dapat undangan, hanya ada dua kemungkinan. Tetap bertahan atau non job, karena posisi sudah terisi orang lain,”ujar sejumlah pejabat saat berbincang dengan Gorontalo Post, kemarin.
Pantauan Gorontalo Post, sejak pukul 15.00 wita Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim sudah berada di lokasi pelantikan. Kandati saat itu belum ada pejabat yang dilantik berada di ruang gedung Belle Li Mbui.
Makin sore para pejabat yang akan dilantik mulai memadati gedung, hingga Gubernur Rusli Habibie tiba dan langsung melakukan pelantikan. Proses pelantikan ratusan pejabat tersebut terbilang singkat.
Apalagi bagi 255 pejabat eselon IV nama-nama mereka tidak dibacakan saat proses pelantikan, mengingat saat itu memasuki waktu magrib. “Pembinaan akan dilakukan besok (Hari ini,red) oleh Wakil Gubernur,”ujar Rusli Habibie usai melantik. Tidak ada sambutan resmi dari Gubernur Rusli Habibie saat itu.
Hanya saja, sebelum-sebelumnya Rusli Habibie telah menekankan jika penempatan pejabat kali ini sama sekali tidak ada kaitan dengan politik. Menurutnya, semua dilakukan berdasar kinerja masing-masing aparatur.
“Yang potensial kita promosikan,” ujar Rusli Habibie. Ada beberapa pejabat yang dipromosikan, mislanya untuk menduduki jabatan eselon IV. Nama Ismail Sam Giu salah satunya, ia dipercayakan sebagai kepala sub bagian pada Biro Humas dan Protokol.
Norman Salilama, staf pada Badan Kesbangpol dipercaya sebagai Kasubid kelembagaan politik Badan Kesbangpol. Begitu pun dengan jabatan eselon III ada beberapa nama yang ‘naik’ kelas, tapi ada pula nama yang ‘hilang’ dari daftar pejabat.
Rusli Habibie berharap para pejabat yang diberikan kepercayaan, dapat menjalankan amanah sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. (tro/hg)
