“Saya diancam apabila berteriak pak,†kata Mawar.
Pasca kejadian, Mawar berusaha untuk bungkam. Ia terus diliputi perasaan takut dianiaya Dedi. Sebab, rumah keduanya tak berjauhan. Perlahan keberanian Mawar muncul dan kemudian melapor ke Polsek Tibawa.
Kapolsek Tibawa Iptu Junus Daud mengatakan, saat ini laporan korban masih diselidiki. Petugas sedikit kesulitan karena minimnya saksi yang melihat kejadian tersebut. Meski begitu, kata Iptu Junus pihaknya berusaha untuk mencari bukti.
Korban telah dibawa ke petugas medis untuk divisum untuk pemenuhan barang bukti (Babuk).
Sementara itu terlapor yang coba dilakukan pemanggilan sudah tak berada lagi di rumahnya. Terinformasi, terlapor sedang berada di sekitaran wilayah Telaga.
“Terlapor saat ini masih kita telusuri keberadaannya. Kita akan lakukan pemanggilan kembali. Nanti kita lihat sejauh mana kasus ini akan berproses,” tuturnya.(tr-45/ndi/hargo)
