Selasa, 9 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak 74 CPNS Gorontalo Utara Ikut Pendidikan Dasar

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Selasa, 5 Juli 2022 | 06:05 Tag: ,
  Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro bersama dengan CPNS yang ikut pendidikan dasar di Provinsi Gorontalo, Senin (04/07/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Gorontalo Utara (Gorut) untuk dapat mengamalkan yang namanya BERAHLAK. 

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gorut, Suleman Lakoro usai mengikuti pembukaan pelaksanaan Pendidikan Dasar untuk para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Gorut yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, Senin (04/07/2022). 

“Setiap ASN harus mengamalkan yang namanya BERAHLAK, agar menjadi nilai dasar bagi mereka spirit bagi mereka dalam menjalankan tugas-tugas di samping juga sebagai satu korps budaya Republik Indonesia akan menjadi perekat perekat daripada keberagaman kita yang ada di Indonesia,” tegasnya.

Untuk CPNS Gorut yang ikut dalam pendidikan dasar tersebut berjumlah 73 orang yang tentunya dari berbagai macam latar belakang dan tidak seluruhnya juga orang Gorontalo ada juga yang dari suku-suku lain. 

“Nah ini diharapkan, dalam menjalankan tugasnya ke depan dan latihan dasar ini akan berlangsung selama 21 hari secara klasikal,” terangnya.

Pendidikan dasar tersebut sesuai dengan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN pelatihan dasar. 

Ini merupakan kewajiban bagi semua CPNS dalam masa percobaan dan sebagai salah satu persyaratan yang wajib untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil kelak. Tahun 2022 ini sebanyak 76 CPNS yang akan mengikuti pelatihan dasar, untuk golongan 2 sebanyak 2 orang telah selesai melaksanakan pembelajaran bersama peserta dari Kabupaten Bone Bolang dan sudah masuk pada masa habituasi. 

“Kemudian untuk hari ini itu terdapat 74 orang golongan 3 yang baru memulai kegiatan pelatihan dasar yang dilaksanakan di kampus 2 badan 3 Provinsi Gorontalo,” jelasnya.

Proses pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kompetensi dalam rangka untuk membentuk karakter PNS yang profesional sesuai dengan bidang tugas, sehingga ke depan mereka mampu menjalankan tugas dan perannya secara profesional tentunya sebagai pelayan masyarakat. Dalam pelatihan tersebut nantinya akan ditanamkan nilai-nilai dasar dari seorang ASN. 

“Nilai dasar atau konversinya adalah disingkat menjadi akhlak, artinya berorientasi pada pelayanan kemudian akuntabel, komponen-kompetitif kompetitif kompetensi berkompetensi kemudian harmonis. Kemudian adaptif loyal dan kolaboratif ini yang akan diharapkan kepada calon-calon pegawai negeri sipil ini core values atau dengan branding employer nya yaitu bangga melayani bangsa,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 19 times, 1 visits today)

Komentar