GORONTALO, Hargo.co.id – Sertu Akhmat Romadhon atau yang lebih dikenal dengan Dhoni dalam kesehariannya bertugas di Yonif 715 Motuliato, Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorut.
Dhoni dipercaya menjadi Basi Intel. Namun ternyata di balik seragam lorengnya tersebut, Dhony memiliki setumpuk prestasi dalam dunia olahraga, yakni balap sepeda dan triathlon.
Lelaki asal Jawa Timur tersebut jatuh cinta dengan balap sepeda sejak masih duduk di bangku SMP.
“Sekitar tahun 1996 waktu itu saya masih SMP, depan rumah saya menuju sekolah menjadi jalur latihan para atlit. Setiap hari melihat mereka latihan, saya mulai tertarik dan menekuni balap sepeda hingga saat ini,” ungkapnya.
Sejak saat itu, Dhoni memulai kiprahnya di dunia sepeda dengan berlatih serius. Keseriusannya menggeluti dunia sepeda akhirnya membuahkan hasil.
Saat menginjak bangku SMA kelas I, dirinya bergabung dengan club sepeda Polygon Sweetnice dan mulai mengikuti lomba balap sepeda, baik itu dalam negeri maupun luar negeri.
Dhoni juga tergabung dalam Pro3 Continental dan mengikuti lomba-lomba bertaraf internasional.
“Kalau di Indonesia seperti Tour Singkarak,” jelasnya.
Dalam perjalanannya, sebagai atlit balap sepeda, Dhoni sudah beberapa kali ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan mewakili beberapa daerah mulai dari PON 2004 meraih medali perak, 2008 medali perak juga dan terakhir 2012 tidak memperoleh medali.
“Untuk PON belum lama ini, saya ingin mewakili Gorontalo namun itu tidak terlaksana,” ujarnya.
Selain berlaga di ajang PON, Sertu Akhmat juga pernah membela Indonesia pada ajang SEA Games 2007 dengan torehan medali perak. Perjuangan untuk meraih juara juga tidak mudah kata Dhoni.
Dirinya pernah mengalami jatuh dari sepeda saat bertanding, bahkan sampai luka.
“Pernah juga sekali waktu saya terjatuh di rel, namun saya bangkit lagi dan melanjutkan perlombaan dan meraih juara Kick Of Montain,” ujarnya.
Saking cintanya terhadap dunia balap sepeda, pernah dirinya harus minta izin selama 2 minggu. Padahal saat itu dirinya masih menjalani masa pendidikan masuk TNI AD.
“Saya bersyukur selama ini, atasan saya selalu mendukung saya dalam setiap lomba balap sepeda. Bagi saya yang memang sudah sangat mencintai dunia balap sepeda, izin yang diberikan tersebut sangat berarti,” ujarnya.
Selain balap sepeda, ternyata Dhoni juga menggeluti olahraga Triathlon.
“Dan saat ini saya tengah mempersiapkan diri untuk ikut pada kejuaraan Triathlon di Ambon nanti,” tuturnya.
Sertu Akhmat yang pernah bertugas di Afrika dan Eropa dalam misi perdamaian dunia tahun 2015 juga berharap untuk Provinsi Gorontalo, balap sepeda bisa lebih maju lagi termasuk para pengurusnya juga diharapkan dapat membawa kemajuan olahraga tersebut.(abk/hargo)
