Seru! Berburu Spot Selfie di Bone Bolango, Dari Monumen Zero Point hingga Danau Perintis

×

Seru! Berburu Spot Selfie di Bone Bolango, Dari Monumen Zero Point hingga Danau Perintis

Share this article
Sejumlah spot selfie di Kabupaten Bone Bolango seperti tugu center point yang terletak di Desa Moutong dan Danau perintis yang menjadi icon pariwisata di Kabupaten Bone Bolango.

Hargo.co.id – Libur akhir pekan telah tiba. Agenda wisata menjadi pilihan banyak kalangan. Tentu agenda tersebut tak hanya sekadar ajang refreshing, tetapi juga menjadi wahana untuk saling beriteraksi dengan sanak famili maupun kerabat. Tak terkecuali berinteraksi melalui jejaring media sosial.

Untuk mendukung hal itu, Bone Bolango menjadi salah satu destinasi wisata yang tepat. Apalagi bagi para pecinta swafoto alias selfie. Di daerah ini terdapat sejumlah spot atau titik selfie yang sayang dilewatkan dan tak diabadikan. Menariknya, lokasi spot selfie tersebut mudah dijangkau (diakses).

Sebut saja tugu center point yang terletak di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila. Tepatnya di ujung Jl. Bypass Bone Bolango. Tugu yang menyerupai monumen Arch de Trumph di Paris ini menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi. Baik para remaja maupun orang dewasa setiap harinya.

Tak jauh dari tugu center point ada taman yang unik dan cantik. Selain keindahan bunga dan tanaman, deretan payung aneka bentuk makin menambah keunikan taman tersebut. Oh ya, bagi yang ingin melihat Big Ben alias jam raksasa di Inggris atau jam gadang di Bukittingi, Sumatera Barat namun belum kesampaian tak perlu berkecil hati.

Dari monumen center point, cukup bergerak sekitar 200 meter di kompleks perkantoran Pemkab Bone Bolango. Yap, di lokasi itu terdapat sebuah jam berukuran jumbo yang menyerupai Big Ben Inggris ataupun Jam Gadang Bukittingi.

Belum puas berselfie ria? Tenang, jangan buru-buru pulang. Sekitar 1 kilometer dari Center Point, kita bisa menjumpai sebuah spot selfie yang baru. Lokasinya di Danau Perintis. Nah, spot ini menawarkan keindahan dan keunikan tersendiri. Di lokasi ini, pengunjung bisa mengikuti sejarah tentang semangat perjuangan Pahlawan Nani Wartabone yang menjadikan Danau Perintis sebagai basis perjuangan.