Kamis, 8 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sianida 200 Ton di Gudang Beras di Bone Bolango Diduga untuk Pengelolaan Emas

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 10 Maret 2016 | 11:07 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Penemuan zat sianida sebanyak 200 ton, Selasa, (8/3) oleh Direktorat Reskrimsus Polda Gorontalo di gudang beras milik seorang wanita berinisial AM (40) alias Anice di Desa Pangi, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Ternyata dipersiapkan untuk mengelola emas di tambang.

Tak tanggung-tanggung 200 ton zat berbahaya itu harganya mencapai Rp 2 milyar.

Sedikitnya ada 209 drum dan 3 gelon berisi sianida dari salah satu gudang beras tersebut.

Dalam penggrebekan yang dilakukan aparat gabungan yang terdiri dari Tim Reskrimsus Polda Gorontalo dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Provinsi Gorontalo itu, juga mengamankan dua orang warga yang bertugas menjaga gudang, masing-masing Erni Tangahu (65) dan Oktavianti Modeo (22).

Penemuan ratusan ton sianida ilegal ini sendiri merupakan penemuan sianida terbesar di Provinsi Gorontalo. Sianida ini sendiri diduga kuat akan digunakan dalam proses pengolahan emas.

“Kalau dirupiahkan, semua barang bukti ini totalnya bisa mencapai Rp 2 milliar,” ujar Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Gorontalo AKBP Fahmudin.

Sayangnya, saat melakukan penggrebekan, petugas tidak berhasil menemukan Anice pemilik gudang beras berisi sianida itu.

(Visited 24 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar