GORONTALO Hargo.co.id – Sempat menyatakan diri tidak akan ikut pemilihan walikota-wakil walikota (Pilwako) Gorontalo dan siap memenangkan Rum Pagau-Budi Doku, mantan Walikota Gorontalo Adhan Dambea, tiba-tiba merubah keputusan politiknya. Ketua DPD Hanura Gorontalo itu kini menyatakan siap ikut Pilwako.
Ditemui Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Senin (24/7), Adhan mengaku selain karena dorongan dari masyarakat yang cukup kuat, keputusannya ikut Pilwako karena ia cemas dengan kondisi Kota Gorontalo saat ini yang menurutnya semakin tidak tertata dan banyak yang perlu ditertibkan kembali.
“Banyak masalah bermunculan di Kota Gorontalo ini sejak saya tidak lagi menjabat sebagai Walikota. Diantaranya soal peredaran Miras yang menjadi pemicu meningkatnya kasus kriminalitas di Kota Gorontalo,†tegas mantan Walikota yang dikenal getol dengan program religiusnya itu.
Olehnya menurut Adhan, mau tidak mau dirinya harus maju untuk kembali memperbaiki Kota Gorontalo menjadi Ibukota Gorontalo yang religius dan nyaman untuk ditinggali oleh warganya. Adhan mengaku telah mendapatkan restu langsung dari Ketua DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan Ketua DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.
“Persoalan partai yang akan mengusung, kemarin ketua umum Hanura yang langsung menelpon Ketua DPP PBB (Yusril Ihza Mahendra,red) untuk membicarakan rencana koalisi antara PBB dan Hanura. Karena kita memang masih kekurangan dua kursi untuk bisa mengusung satu calon,†tambahnya.
Untuk pasangannya sendiri, Adhan mengaku sejauh ini dirinya masih berpeluang untuk bisa berpasangan dengan siapa saja. Karena belum ada kesepakatan dengan siapapun. “Soal wacana memasangkan saya dengan pak Budi Doku sejauh ini belum pasti. Karena kami juga belum ada kesepakatan apapun soal koalisi. Namun pada dasarnya semua tergantung dari kesiapan dan kesediaan pak Budi Doku itu sendiri,†terangnya.
Di Pilwako Gorontalo 2018, Adhan akan menggunakan jargon TERTIBKAN. Sebagai bentuk representatif dari seluruh visi misinya untuk mengembalikan kejayaan Kota Gorontalo seperti saat dirinya masih menjabat sebagai Walikota Gorontalo.(tr-45/hg)
