Hargo.co.id  – Harga sejumlah komoditas bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional mulai bergerak naik menjelang Ramadan. Lonjakan harga disebabkan berkurangnya stok di tingkat pedagang. Sehingga bila tidak segera ada upaya-upaya untuk menstabilkan harga, maka tidak tertutup kemungkinan harga akan terus melambung.
Hal ini terungkap setelah Komisi II Deprov Gorontalo melakukan monitoring sembako menjelang Ramadan di sejumlah pasar tradisional, kemarin. Ketua Komisi II, Daryatno Gobel mengatakan, salah satu pasar tradisional yang dikunjungi adalah pasar pulubala di Kabupaten Gorontalo.
Sejumlah barang kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur dan gula pasir telah mengalami lonjakan harga sekitar 20 persen dari harga sebelumnya. “Harga gula pasir per-kilogram kini sudah berkisar antara Rp 14.500-15.000 dari sebelumnya
kenyataannya, hal itu tidak benar. Sebab, dari pertemuan kami dengan pihak penyelenggara haji untuk bandara transit di Makassar, jamaah haji asal provinsi Gorontalo yang akan menunaikan ibadah haji pada musim 2016 ini, tetap akan melalui bandara baru internasional.
Dimana, sudah direncanakan, nantinya untuk penerbangan dan pemulangan ke dan dari Arab Saudi, itu jamaah haji Gorontalo, akan dilayani secara khusus, melalui Gate atau Pintu 7 di bandara transit Sultan Hasanudin,” jelas Kaspian.
