Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Suleman Lakoro Tegaskan Pentingnya Penyusunan Dokumen Pemukiman

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:05 PM Tag: ,
  Pjb. Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro saat mengikuti FGD terkait dengan penyusunan dokumen yang berkaitan dengan pemukiman. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pjb. Sekda Gorontalo Utara (Gorut), Suleman Lakoro menegaskan pentingnya penyusunan dokumen pemukiman. Menurutnya, kegiatan terkait dengan penyusunan dokumen pemukiman penting dan sangat strategis sehingga merupakan rencana besar kedepan. 

“Kami sebagai orang awam dalam pembangunan pemukiman. Tapi kalau yang namanya lokasi pemukiman kumuh itu biasanya konsentrasi ekonomi masyarakat pasti akan terpusat di pelabuhan-pelabuhan, kemudian pasar-pasar,” ungkapnya.

Suleman Lakoro sedikit bernostalgia ketika dirinya masih bertugas di Boalemo pada 2000 lalu. Dulu Tilamuta itu masih seperti biasa-biasa saja, tapi ketika menjadi ibu kota, semuanya berubah. 

“Terjadi perputaran ekonomi di Tilamuta, karena dokumennya dikerjakan secara sistematis. Jika tidak maka akan menjadi pemukiman kumuh yang berat,” jelasnya.

Untuk Gorontalo Utara, Suleman Lakoro melihat bahwa wilayah kumuh itu masih relatif kurang. Mungkin cuma di wilayah pelabuhan, apalagi penduduk kita belum terlalu padat. 

“Tapi dengan data yang ada sekarang di capil, 126 ribu jiwa dengan luas wilayah begitu luas. Sehingga pemukiman penduduk itu tidak terkonsentrasi pada tempat-tempat yang akan mengakibatkan pemukiman menjadi kumuh,” tegasnya.

Namun demikian, kata Suleman Lakoro, dokumen perencanaan ke depan harus disusun, begitu juga dengan pembangunannya yang lebih tertata dalam rangka pemenuhan supaya kita punya dokumen yang paripurna, dan itu merupakan dasar untuk memberikan anggaran. 

“Sehingga ini sudah terencana dari awal, hingga ke depan, pemukiman kumuh ini tidak ada di Gorontalo Utara,” harapnya.

Lanjut kata Suleman Lakoro, hal ini juga sebagai upaya antisipasi, karena sebagaimana kita ketahui, bahwa khusus untuk wilayah pelabuhan anggrek telah dikerjasamakan melalui KPBU dan tahun ini sudah mulai dibangun prasarananya. 

“Oleh karena itu, kepada konsultan penyusun kami harapkan agar dokumen ini bisa disusun secara sempurna, sesuai kerangka acuan yang telah diberikan oleh dinas terkait yakni Dinas PUPR, Bagian Pembangunan, BAPPEDA yang nantinya akan bersinergi untuk mendukung dokumen ini ketika selesai,” pungkasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar