Hargo.co.id, GORONTALO – Kepergian Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Indra Yasin ke haribaan-NYA, meninggalkan duka bagi keluarganya dan warga di Provinsi Gorontalo. Kiprahnya sebagai abdi negara, baik saat masih Pegawai negeri SIpil (PNS), maupun ketika sudah memimpin Gorontalo Utara, tak bisa diragukan lagi.
Wajar jika Alm. Indra Yasin mendapat Gelar Adat Garai ‘Ta Ilopaduma To Ayuwa’. Sebelumnya atau semasa hidup almarhum, telah dianugerahi gelar pulanga, Tauwa Lo Madala, artinya, Pemimpin Negeri yang Indah. Almarhum juga pernah meraih gelar adat dari Keraton Surakarta dan gelar adat dari masyarakat Sangihe.
Terkait Gelar Adat Garai ‘Ta Ilopaduma To Ayuwa’ yang artinya, Putra Terbaik Indonesia Kelahiran Gorontalo yang Telah Mengabdikan Dirinya di Bidang Pemerintahan dengan Santun dan Berwibawa.
Sementara Garai merupakan upacara penobatan atau pemberian Gelar Adat dari Dewan Adat Gorontalo bersama Lembaga Adat 5 Kerajaan kepada Putra Terbaik Bangsa yang telah meninggal. Pemberian Garai terhadap Alm. Indra Yasin diberikan sesaat sebelum prosesi pemakaman, Kamis (03/03/2022) di rumah duka Jalan Franco Nero, Kota Gorontalo.
Pemberian gelar adat garai ini melalui musyawarah yang dipimpin oleh Baate atau Wa’u bersama perangkat adat lainnya. Hadir pada saat itu, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
