Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tarffic Light tak Berfungsi, Tanda Laranganpun di Copot!

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 19 Maret 2016 | 12:18 Tag: ,
  

Hargo.co.id MARISA – Jalan raya berada tepatnya di Jalan Trans Sulawesi sejak beberapa hari terakhir ini Tarffic Lightnya tak berfungsi  . Keberadaan Marisa sebagai ibukota Kabupaten Pohuwato, kini semakin sembrawut. Bukan karena kian padatnya penduduk, namun karena sejumlah rambu lalu linta (Lalin) tak terurus sehingga menimbulkan kemacetan di jalan raya.

Pantauan Gorontalo Post(hargo.co.id) sejumlah pengendara yang melintas langsung menerobos perempatan tersebut. Ini bahkan dapat memicu kecelakan, apalagi lokasi ini berada tepat di jalur padat.

Buktinya, pada Jumat (18/3) pagi, pengendara nampaknya harus hati-hati. Pasalnya, saat jam-jam sibuk, tak seorang pun petugas yang mengatur kendaraan, sementara tarffic light tak berfungsi. Terlebih ketika malam, lokasi ini cukup gelap, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati.

“Hingga saat ini, tIMG-20160318-WA0004arffic light belum diperbaiki. Padahal sudah lama tak berfungsi,” kata salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi.

Bukan hanya di lokasi itu, tarffic light juga tak berfungsi di perempatan jalan dekat Masjid Jami An Nur. Selain tarffic light, masih di Marisa, sejumlah tanda larangan juga dibiarkan tergeletak di median jalan.

Menariknya, ini justru sengaja dicopot oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Rambu lalu lintas yang berfungsi melarang kendaraan putar balik, diletakan begitu saja di median jalan. Kondisi tersebut membuat rambu lalin itu tidak terlihat oleh pengguna jalan.

Ishak Suko (51) warga setempat mengatakan kawasan Jalan Trans Sulawesi memang hampir setiap malam kerap menjadi lokasi nongkrong para anak muda.

(Visited 5 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar